Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Putri Cempo Surakarta, Puluhan Damkar dan Water Cannon Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei Tewaskan 3 Orang, Diduga Lompat dari Lantai 6

Kamis, 03 September 2026 - 17:12:00 WIB
Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei Tewaskan 3 Orang, Diduga Lompat dari Lantai 6
Kebakaran melanda Gedung Biding PT Evyap Sabun Indonesia di KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, yang menewaskan tiga orang diduga melompat dari lantai enam untuk menyelamatkan diri. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SIMALUNGUN, iNews.id - Kebakaran hebat melanda Gedung Pabrik Biding milik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026). Dalam peristiwa tersebut, tiga pekerja las tewas diduga nekat melompat dari lantai enam saat terjebak kobaran api dan asap tebal.

Ketiga korban merupakan pekerja dari PT Nirwana Mahanu Putra yang menjadi vendor konstruksi PT Evyap Sabun Indonesia. Mereka diketahui bekerja sebagai helper tukang las.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, kebakaran pabrik ini terjadi pukul 10.10 WIB di bagian Pabrik Biding yang berada di Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas.

"Sampai saat ini sekira pukul 14.00 WIB, sumber api belum dapat dipastikan penyebabnya. Namun berdasarkan informasi yang diperoleh, api pertama kali muncul diperkirakan dari lantai 3 atau lantai 4, dan sempat terdengar suara seperti dentuman tepat di bagian pabrik Biding," ujar AKP Verry Purba, Kamis (3/9/2026).

Berdasarkan keterangan sementara, tiga korban saat kejadian sedang melakukan pekerjaan finishing atau perbaikan pengelasan di lantai enam gedung. Ketiganya diketahui baru bekerja selama empat hari di lokasi tersebut.

"Berdasarkan keterangan Fauzi selaku leader dari PT Nirwana Mahanu Putra, ketiga korban baru bekerja selama empat hari dan saat kejadian sedang ditugaskan di lantai 6 untuk pekerjaan finishing atau perbaikan berupa pengelasan," katanya.

Identitas ketiga korban tewas yakni Nasri Efendi (43), warga Kabupaten Batu Bara; Mhd Rifaldi (26), warga Kabupaten Batu Bara dan Sumadi (39), warga Kabupaten Batu Bara.

Polisi menduga ketiga korban meninggal setelah melompat dari lantai enam gedung saat berusaha menyelamatkan diri karena api dan asap telah memenuhi area tempat mereka bekerja.

"Sumber menjelaskan bahwa ketiga korban diduga meninggal dunia akibat melompat dari lantai 6 dalam upaya menyelamatkan diri, karena api dan asap sudah memasuki lantai tersebut, ditambah sempat terdengar suara dentuman yang diduga ledakan," ucapnya.

Ketiga korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Karya Husada Perdagangan. Namun, karena kondisi sudah meninggal dunia, jenazah kemudian dipindahkan ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Perdagangan.

Dalam upaya pemadaman, sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari berbagai instansi. Armada tersebut berasal dari Kinra, PT Evyap, Pemkab Simalungun, Pemkab Batu Bara, TNI AD, Brimob Kompi II B Siantar, PT Basic, dan Pemko Siantar.

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang bersama jajaran juga turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan area serta pendataan korban. Selain pemadaman, polisi masih menyelidiki untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk memastikan sumber api dan kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan kejadian tersebut.

AKP Verry Purba mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan korban tambahan akibat kebakaran tersebut.

"Personel kami juga telah melakukan pengecekan ke RS Karya Husada, dan menurut keterangan pihak rumah sakit, belum ada korban lanjutan yang datang akibat peristiwa kebakaran ini," ujarnya.

Jenazah ketiga korban telah dijemput keluarga menggunakan ambulans untuk dibawa ke rumah duka masing-masing. Sementara proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran masih terus dilakukan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut