KPU Siap Gelar Pilkada Karo di Tengah Pandemi Covid-19 dan Erupsi Sinabung
MEDAN, iNews.id - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karo 9 Desember mendatang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 dan erupsi Gunung Sinabung. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karo telah menyiapkan sejumlah strategi agar warga dapat tetap menggunakan hak pilihnya.
Ketua KPUD Karo, Gemar Tarigan dalam Webinar Leader Talk iNews mengatakan pelaksanan Pilkada tahun 2020 dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian, proses Pilkada di Karo berbeda dengan daerah lainnya karena berbarengan dengan ancaman erupsi Gunung Sinabung.
"Sejak letusan Gunung Sinabung dari tahun 2010 sampai Pemilu 2019 lalu, ada tujuh desa yang tempat pemungutan suara didirikan bukan di desa mereka. Hal ini karena masyarakat desa tersebut tinggal di hunian tetap," kata Gemar, Kamis (27/8/2020).
Gemar menuturkan sejauh ini, status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo masih berada di level siaga. KPUD sejauh ini masih memantau terus status Gunung Sinabung jika sewaktu-waktu ditingkatkan oleh pemerintah menjadi level awas.
"Kalau status ditingkatkan menjadi level awas maka semakin banyak warga di sekitar Gunung Sinabung akan mengungsi. Ini nantinya akan menjadi tantangan tersendiri bagi KPU Karo untuk melaksanakan pilkada," ucapnya.