Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bantuan 1 Ton Beras untuk Korban Gempa di Desa Gera, Perindo Sikka Dorong Pemulihan Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Partai Perindo Gelar Sekolah Politik di Medan, Perkuat Kader Muda Menuju Pemilu 2029

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:14:00 WIB
Partai Perindo Gelar Sekolah Politik di Medan, Perkuat Kader Muda Menuju Pemilu 2029
DPD Partai Perindo Kota Medan menggelar pendidikan politik bagi seluruh kader menyongsong Pemilu 2029. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Membangun kekuatan politik tidak cukup dilakukan saat tahapan pemilu dimulai. Kedekatan dengan masyarakat, jaringan sosial, integritas, dan keberanian bekerja sejak dini dinilai menjadi modal penting kader Partai Perindo menghadapi Pemilu 2029.

Arah kaderisasi tersebut mengemuka dalam pendidikan politik DPD Partai Perindo Kota Medan yang digelar, Sabtu (22/8/26).

Kegiatan yang dibuka Wakil Wali Kota Medan, Zakiyudin Harahap itu diikuti ratusan kader dari 21 kecamatan dengan materi organisasi, ideologi, strategi politik, komunikasi masyarakat hingga penguatan jaringan akar rumput.

Ketua DPD Partai Perindo Kota Medan, Dolly Sinaga mengatakan, pendidikan politik tidak boleh berhenti sebagai kegiatan formalitas. Pengetahuan yang diperoleh kader harus diterjemahkan dalam kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Ilmu yang diperoleh dalam pendidikan politik harus diterapkan dalam kerja-kerja politik setelah kader kembali ke tengah masyarakat," kata Dolly. 

Menurut Dolly, kader muda memiliki energi dan potensi besar untuk menjadi kekuatan baru Partai Perindo. Karena itu, kader yang berniat maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2029 diminta membangun kesiapan dan jaringan sejak jauh hari, bukan menunggu momentum pemilu.

"Keberanian untuk maju perlu dibangun sejak dini. Kader tidak seharusnya menunggu momentum pemilu baru mulai bekerja dan membangun jaringan," ujarnya.

Arah penguatan kader tersebut juga menjadi perhatian Sekretaris Wilayah Perindo Sumatera Utara Donna Yulietta Siagian. Menurut dia, kader di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) memiliki posisi penting sebagai ujung tombak partai dalam menjangkau masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran Perindo di berbagai wilayah.

"Saya mengerti bagaimana teman-teman ini adalah ujung tombak dari Partai Perindo. Kalau tanpa mereka, nggak ada kedengaran Perindo di mana-mana," kata Donna dalam sambutannya.

Dia menilai pendidikan politik diperlukan untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat ideologi kader. Donna berharap pembekalan tersebut tidak hanya melahirkan kader yang siap menghadapi kontestasi politik, tetapi juga memiliki karakter dan integritas.

"Dan yang terakhir, supaya kita siap bertarung 2029. Siapkan kader-kader, tapi jadilah kader-kader yang merakyat. Jadilah politikus-politikus yang bersih," tegasnya.

Pesan tentang pentingnya membangun jaringan sejak dini juga disampaikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyudin Harahap.

Dia mengingatkan kader Partai Perindo agar tidak menjadikan uang sebagai ukuran utama dalam memenangkan kontestasi politik karena dukungan masyarakat juga dapat dibangun melalui modal sosial.

"Jangan pernah berpikir segala sesuatunya uang," kata Zakiyudin dalam sambutannya.

Menurut dia, modal sosial dapat dibangun melalui pertemanan, silaturahmi, komunitas hingga lingkungan tempat tinggal. Bagi kader yang berniat maju sebagai calon anggota legislatif, jaringan tersebut perlu dibangun sejak dini agar kandidat tidak terlalu bergantung pada kekuatan finansial ketika memasuki masa kontestasi.

"Kalau memang ada niat kita mau jadi caleg, dari sekaranglah kita bergaul. Dari sekarang kita bersilaturahmi. Dari sekarang kita jaring sahabat-sahabat kita dulu," ujarnya.

Bagi Partai Perindo, persiapan menuju Pemilu 2029 menjadi momentum untuk membangun kader yang memiliki rekam jejak, jaringan sosial, dan kedekatan yang konsisten dengan masyarakat.

Melalui pendidikan politik, Perindo mendorong kader bekerja dan hadir di tengah masyarakat sejak dini sehingga dukungan politik dibangun melalui kepercayaan, bukan semata kekuatan finansial.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut