Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penertiban Tambang Emas Ilegal di Luwu Ricuh, 3 Mobil Polisi Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Penertiban 30 Rumah di Lahan Lokasi Kampung Merah Putih Asahan Ricuh

Jumat, 02 Oktober 2026 - 01:50:00 WIB
Penertiban 30 Rumah di Lahan Lokasi Kampung Merah Putih Asahan Ricuh
Penertiban puluhan rumah di lahan pemerintah yang akan dijadikan Kampung Nelayan merah Putih di Kabupaten Asahan, ricuh. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

ASAHAN, iNews.id – Penertiban puluhan rumah warga yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Daerah di Desa Bagan Asahan Baru, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ricuh, Kamis (1/10/2026) siang. Kericuhan dipicu saat warga mempertanyakan surat dasar hukum petugas Satpol PP yang datang untuk merubuhkan bangunan mereka.

Aksi saling dorong hingga ketegangan yang nyaris berujung bentrokan fisik tak terhindarkan ketika petugas Satpol PP berupaya merangsek masuk ke area permukiman warga.

Kericuhan berhasil diredam sebelum meluas setelah personel gabungan dari TNI Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut (AL) yang ikut mengawal proses penertiban langsung mengambil tindakan penengah di lapangan.

Warga setempat mengaku pasrah namun menuntut adanya pertanggungjawaban serta ganti rugi yang setara dari pihak pemerintah daerah. 

"Kami berharap mendapat kompensasi yang layak jika memang rumah kami harus dirubuhkan. Jangan sampai masyarakat kecil dirugikan tanpa ada solusi tempat tinggal baru," ujar seorang warga terdampak, Muhammad Amin, Kamis (1/10/2026).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, Umar Simangunsong menjelaskan, area tanah pemerintah tersebut ditertibkan guna merealisasikan program nasional pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Terdapat lebih dari 30 rumah warga yang berdiri di atas lahan proyek strategis tersebut.

Pemerintah Kabupaten Asahan mengeklaim sebelumnya telah menggelar sosialisasi bersama masyarakat setempat terkait peruntukan lahan tersebut bagi kemajuan ekonomi warga pesisir.

"Lokasi ini rencananya dibangun Kampung Nelayan Merah Putih yang merupakan program nasional. Sebelumnya pemerintah daerah sudah melakukan sosialisasi dengan warga karena program ini diharapkan dapat memajukan perekonomian nelayan dan warga sekitar," kata Kadis Perikanan Asahan, Umar Simangunsong.

Guna mencegah bentrokan susulan yang lebih besar, petugas gabungan akhirnya memilih membubarkan diri dan menunda eksekusi penertiban secara paksa. Sementara itu, sejumlah warga mulai mengemas dan memindahkan barang-barang berharga mereka secara mandiri.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut