Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, Tangkap 36 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Penggerebekan Sarang Narkoba di Bantaran Rel Medan-Binjai Diwarnai Tembakan, 6 Barak Dibakar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:39:00 WIB
Penggerebekan Sarang Narkoba di Bantaran Rel Medan-Binjai Diwarnai Tembakan, 6 Barak Dibakar
Tim gabungan membakar barak dalam penggerebekan sarang narkoba di bantaran rel kereta api Medan-Binjai, Desa Serba Jadi, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

DELI SERDANG, iNews.id - Tim gabungan menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan dan peredaran narkoba di bantaran rel kereta api Medan-Binjai, Desa Serba Jadi, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Dalam operasi tersebut, petugas melepaskan tembakan peringatan setelah sejumlah pria yang berada di lokasi berusaha melarikan diri.

Penggerebekan melibatkan Satresnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumut, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Satpol PP. Petugas harus menyusuri jalan sempit untuk mencapai lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas narkoba.

Kedatangan petugas membuat sejumlah pria berhamburan melarikan diri. Polisi kemudian melepaskan beberapa tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan pelarian mereka. Sejumlah orang berhasil ditangkap dalam operasi tersebut.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya diduga narkotika jenis sabu, alat isap, timbangan elektrik dan barang lainnya yang berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, petugas menemukan enam barak yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

"Para pelaku yang sedang asyik mengonsumsi barang haram ini sempat terjadi kejar-kejaran dengan tim namun tetap kami kejar. Kami menghancurkan barak-barak," ujar AKBP Rafli di lokasi.

Barak-barak tersebut dilengkapi pos pemantauan yang terhubung menggunakan alat komunikasi handy-talky (HT). Fasilitas itu diduga dimanfaatkan untuk memantau kedatangan petugas sehingga orang-orang di dalam barak dapat segera melarikan diri ketika penggerebekan berlangsung.

Untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan, petugas membongkar dan membakar keenam barak. Polisi juga menegaskan akan terus mengawasi kawasan bantaran rel tersebut dan kembali melakukan penindakan apabila ditemukan aktivitas peredaran narkoba.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut