Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Putranya Diduga Korban KKB, Ayah Ricardo Simanjuntak: Pulanglah Nak

Minggu, 09 Desember 2018 - 06:52:00 WIB
Putranya Diduga Korban KKB, Ayah Ricardo Simanjuntak: Pulanglah Nak
Edison Simanjuntak (kanan) menunjukkan foto putranya Ricardo Simanjuntak yang hingga kini nasibnya belum diketahui di Papua. (Foto: iNews/Andrey Simatupang)
Advertisement . Scroll to see content

TOBA SAMOSIR, iNews.id – Keluarga Ricardo Simanjuntak (27), yang diduga salah satu korban kebiadaban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, hingga saat ini masih terus menunggu kepastian kabarnya. Mereka berharap Ricardo segera ditemukan dan pulang ke kampung halaman.

Air mata Edison Simanjuntak tak berhenti mengalir saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Napitupulu Bagasan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (8/12/2018). Kecemasan, kekhawatiran, kesedihan, terlihat jelas di wajah ayah Ricardo Simanjuntak itu. Telepon yang dia tunggu-tunggu dari putra tercinta tak juga datang. Padahal, dia sudah memperbaiki ponselnya, sesuai janjinya pada Ricardo.

Menurut Edison, sebelum kejadian mengerikan yang menimpa para pekerja pembangunan Jalan Trans Papua, putranya Ricardo menelepon. Saat itu, dia sudah di Wamena. Dalam pembicaraan terakhir pada Rabu (28/11/2018), Ricardo berjanji akan kembali menelepon untuk memperjelas rencana ayahnya berobat pada Sabtu (1/11/2018).

“Sebelumnya dia menelepon abangnya. Katanya, tolong handphone kasih sama bapak nanti jam 8 malam, aku mau bicara. Akhirnya dia telepon. Dia tanya, bapak jadi berobat? Saya bilang jadi. Dia bilang, handphone bapak harus diperbaiki dulu, jadi Sabtu kita bisa bicara,” ungkapnya, Sabtu (8/12/2018).

Namun, pada hari yang dijanjikan, Ricardo tak juga memberi kabar. Keluarga mendapat kabar bahwa Ricardo dan sejumlah pekerja Trans Papua yang tinggal di Wamena, diminta kembali ke lokasi pembangunan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut