Terimbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 20 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Dibatalkan
MEDAN, iNews.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, menuju Jakarta, Minggu (6/9/2026). Sebanyak 20 penerbangan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma dibatalkan akibat penutupan sementara kedua bandara tersebut karena sebaran abu vulkanik.
Selain pembatalan, satu penerbangan internasional juga dialihkan ke Bandara Kualanamu. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 89 rute Amsterdam-Jakarta mendarat di Kualanamu pada Minggu pukul 06.48 WIB.
Berdasarkan data Bandara Kualanamu, sebanyak 20 penerbangan yang dibatalkan berasal dari sejumlah maskapai. Di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Pelita Air.
Pembatalan dilakukan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
PT Angkasa Pura Aviasi dalam keterangan tertulis pada Minggu (6/9/2026) menyampaikan kondisi operasional sejumlah bandara yang terdampak.
“Kepada rekan-rekan Direksi (BOD), akibat abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, Bandara CGK ditutup hingga pukul 09.30 WIB. Hingga saat ini, terdapat sejumlah penerbangan yang dibatalkan dan dialihkan,” tulis keterangan tersebut.
Sementara itu, operasional di Bandara Internasional Kualanamu masih berjalan normal meskipun terjadi dampak terhadap sejumlah penerbangan tujuan Jakarta. Pengelola bandara terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan situasi.
“Koordinasi intensif secara berkala terus dilakukan dengan seluruh pemangku kepentingan di bandara. Informasi terbaru akan terus disampaikan kepada pihak BOD. Terima kasih,” tulis keterangan tersebut.
Berdasarkan pembaruan data pukul 10.10 WIB, penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB. Sementara Bandara Internasional Halim Perdanakusuma ditutup hingga pukul 14.00 WIB.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kembali jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta. Pengelola Bandara Kualanamu pun mengimbau calon penumpang memastikan kembali status penerbangannya sebelum berangkat ke bandara.
Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi, pihak Bandara Kualanamu meminta seluruh pengguna jasa memeriksa kembali status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.
“Kami memahami bahwa perubahan atau penyesuaian perjalanan dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Atas segala ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, kami memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa,” tulis pihak pengelola dalam pemberitahuan tersebut.
Editor: Donald Karouw