Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

4 Ikan Bawal Albino yang Ditemukan Mati Sempat Akan Ditukar Sepeda Motor

Kamis, 05 September 2019 - 01:07:00 WIB
4 Ikan Bawal Albino yang Ditemukan Mati Sempat Akan Ditukar Sepeda Motor
Ribuan ikan bawal termasuk empat ikan langka jenis albino ditemukan mati mendadak di Dukuh Banaran, Sleman. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id – Kematian ribuan ikan bawal milik peternak ikan Veri Puri Hermawan (28) di Dukuh Baturan, Trihanggo, Gamping, Sleman, DIY mengejutkan warga. Mereka pun mengambil ikan-ikan yang mati itu untuk dikonsumsi.

Dari ribuan ikan bawal yang mati itu, ada empat ekor ikan bawal jenis Albino yang harganya mencapai belasan juta.

Peternak ikan, Veri mengaku memiliki empat ekor ikan bawal jenis albino. Ikan itu dulu akan dijual dan ditukar dengan sebuah sepeda motor.

Namun dia mengurungkan karena ikan ini langka dan akan dibudidayakan. “Sebenarnya sudah siap panen. Total kerugian antara Rp90 juta hingga Rp100 juta,” ucapnya.

Dia mengaku baru mengetahui ribuan ikan yang dibudidayakannya mati pada Rabu (4/9/2019) pagi. “Diketahui pagi sudah mati dan banyak yang mengambang,” kata Veri.

Belum diketahui penyebab matinya ribuan ikan bawal di kolam itu, namun dugaan sementara akibat ada orang jahil yang menutup aliran air dari selokan. Akibat kejadian itu, Veri diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp100 juta.

Veri menuturkan, ribuan ikan yang mati itu diperkirakan mencapai bobobot enam ton. Rata-rata ikan bawal itu berukuran setengah kilogram.

Menurut Veri, penyebab ribuan ikan miliknya mati itu bukan akibat keracunan. Namun ada orang yang sengaja menutup aliran air dari selokan. Padahal aliran ini menjadi sirkulasi udara bagi ikan yang ada di kolam. Sehingga ikan lemas dan akhirnya mati.  

“Kemungkinan sejak Selasa malam telah ditutup, sehingga tidak ada sirkulasi udara yang mengakibatkan ikan mati,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut