Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengerikan! Truk Towing Bermuatan Alat Berat Meluncur Mundur Tabrak Masjid di Kulonprogo
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Kemarau Panjang, BPBD Siapkan Rp450 Juta untuk Droping Air

Kamis, 09 Mei 2019 - 02:00:00 WIB
Antisipasi Kemarau Panjang, BPBD Siapkan Rp450 Juta untuk Droping Air
Warga Kulonprogo mengantre untuk mendapatkan giliran bantuan air bersih dari BPBD. Tahun ini, Pemkab Kulonprogo menyiapkan anggaran bantuan air bersih sebesar Rp450 juta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo menyiapkan anggaran senilai Rp450 juta untuk mengantisipasi musim kemarau yang diprediksikan akan lebih panjang. Dana ini disiapkan untuk kebutuhan bantuan air bersih.

Kepala pelaksana harian (Plh) BPBD Kulonprogo, Ariyadi mengatakan, Pemkab Kulonprogo memiliki anggaran biaya tak terduga senilai Rp3 miliar. Dari anggaran itu, sebanyak Rp450 juta disiapkan untuk mengantisipasi bencana kekeringan yang selalu muncul tiap tahun. “Kita juga akan koordinasi dengan PMI, Dinas Sosial, PDAM dan dipastikan anggaran ada,” kata Ariyadi, Rabu (8/5/2019).

Menurut Ariyadi, tahun lalu, dana sebanyak itu tidak diambil seluruhnya. Hanya sekitar Rp148 juta yang berhasil diserap. Sebgaian ditutup dari bantuan pihak ketiga dan sumbangan dari beberapa perusahaan melaui program corporate social responsibility (CSR). “Meski sudah lama tidak ada hujan tteapi permintaan droping air bersih belum ada,” ucapnya.

Melihat kondisi di lapangan, kata dia, tahun ini kejadian kekeringan tidak akan spearah 2018 lalu. Saat itu, ada saluran irigasi yang harus ditutup lantaran terjadi jebol dan kerusakan.

Saat ini, saluran tersebut sudah diperbaiki dan siap untuk dialiri untuk kebutuhan irigasi. “Saluran talang bowong sudah diperbaiki, dan itu akna menekan kekeringan di Kalibawang, Sentolo dan Nanggulan,” ucapnya.

Kasi Konservasi Sumber Daya Air, DPUPKP Kulonprogo, Kuntarso memaparkan ada delapan proyek dikerjakan, antara lain pembangunan saluran tersier, saluran drainase Gendong, rehab Jembatan Bendung Pekik Jamal.

Pembangunan jembatan operasional di Bendung Papah, rehabilitasi jalan inspeksi, pembangunan terowongan di aliran selokan Donomulyo kanan, saluran selokan Monggang, dan normalisasi saluran tanah di Donomulyo. “Sejak awal tahun sudah dikerjakan semoga cepat selesai dan tidak mengganggu suplai air,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut