Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BRI Tembus Top 50 Emiten BigCap IICD 2026, Bukti Tata Kelola jadi Fondasi Kinerja Solid
Advertisement . Scroll to see content

Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily serta Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta

Minggu, 01 November 2026 - 17:55:00 WIB
Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily serta Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta
Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto bersama jajaran BRI dan pejabat daerah saat peresmian Posyandu Lili di Dusun Purworejo, Sleman. (Foto; Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli merevitalisasi Posyandu Lili di Dusun Purworejo, Kalurahan Hargobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Revitalisasi tersebut dilakukan untuk memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak serta mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Posyandu Lili diresmikan pada 21 Oktober 2026 dalam rangkaian Program Desa BRILiaN 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Kebun Pangan Perempuan. 

Acara tersebut dihadiri Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Corporate Secretary BRI Dhanny, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Pol Eddy Djunaedi.

Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto berharap Posyandu Lili dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Dia juga mendorong penguatan peran kader sebagai penggerak layanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Karena itu, saya menyambut baik program Desa Brilian 1.000 Hari Pertama Kehidupan di Hargobinangun ini. Saya berharap Posyandu Lili semakin aktif melayani masyarakat dan dimanfaatkan secara rutin oleh para ibu untuk memantau tumbuh kembang anak. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ibu-ibu kader posyandu yang selama ini bekerja dengan penuh kepedulian,” ujarnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keberhasilan program sosial tidak hanya dilihat dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari manfaat dan keberlanjutan dampaknya bagi masyarakat. Melalui BRI Peduli, perseroan berupaya menghadirkan program pemberdayaan di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Sebagai salah satu institusi perbankan nasional, BRI tidak hanya berkomitmen memberikan layanan keuangan, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL BRI Peduli. Melalui BRI Peduli, kami terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat berkelanjutan,” kata Dhanny.

Hingga Oktober 2026, Program Desa BRILiaN 1.000 HPK telah merevitalisasi dua posyandu, yakni Posyandu Matahari di Dusun Kaliurang Barat dan Posyandu Lili di Dusun Purworejo. Program ini juga memberikan pelatihan kepada puluhan kader dari 13 posyandu.

Selain itu, program tersebut menjangkau 21 ibu hamil dan 27 peserta kelas gizi melalui edukasi kesehatan kehamilan serta pemenuhan nutrisi. Sebanyak 141 balita juga mendapat pemantauan pertumbuhan untuk mendeteksi dini risiko gangguan pertumbuhan.

Dukungan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) turut diberikan kepada 23 ibu hamil dan 24 balita dengan kondisi gizi kurang.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya menilai keberadaan Posyandu Lili dapat memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperluas akses edukasi bagi keluarga. Menurut dia, posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemantauan pertumbuhan anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi orang tua.

“Peresmian Posyandu Lili menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat. Posyandu memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat pemantauan pertumbuhan anak, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi orang tua mengenai kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, pola asuh, serta pencegahan masalah kesehatan lainnya,” ucapnya.

Selain merevitalisasi posyandu, BRI juga meresmikan Kebun Pangan Perempuan berbasis polibag. Kebun tersebut menyediakan sayuran segar yang dibudidayakan tanpa pestisida kimia untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga dan penyediaan PMT berbahan pangan lokal.

Program ini sekaligus memberdayakan Kelompok Wanita Tani melalui pemanfaatan pekarangan serta pengolahan dan pemasaran hasil panen. Selain memberikan nilai ekonomi, kebun tersebut menjadi sarana pembelajaran masyarakat mengenai pertanian berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut