Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Pakan Ternak di Jember Naik, Daya Beli Masyarakat Menurun
Advertisement . Scroll to see content

Harga Ayam Anjlok, UGM: Pemerintah Harus Turun Tangan

Rabu, 26 Juni 2019 - 16:47:00 WIB
Harga Ayam Anjlok, UGM: Pemerintah Harus Turun Tangan
Penjual daging ayam di pasar. (Foto: Okezone).
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mendesak pemerintah turun tangan mengatasi harga daging ayam yang anjlok. Caranya dengan membuat harga acuan dari bibit, ayam hidup dan karkas.

Dekan Fakulats Peternakan UGM, Ali Agus mengatakan, perlu langkah-langkah untuk penyelamatan peternak dan pelaku industri peternakan ayam mandiri.

"Kami menyerukan untuk dilakukan penyelamtan peternak dan pelaku industri peternakan ayam," kata Ali kepada wartawan di Kampus UGM, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (26/6/2019).

Selama dua pekan lebih, harga ayam broiler hidup atau live bird jatuh ke titik terendah. Setiap ekornya hanya dijual antara Rp7.000 - Rp9.000. Sedangkan harga pokok produksi setiap kilogramnya mencapai Rp16.000 - Rp18.000.

Kondisi ini menyebabkan banyak peternak yang mengalami kerugian besar, bahkan terancam bangkrut dan gulung tikar.

"Pemerintah harus turun tangan mengatasi harga di kalangan peternak dengan menetapkan harga acuan atas dan harga acuan bawah baik untuk bibit, ayam hidup dan karkas," ujar dia.

Pemerintah dan pihak berwenang, kata dia, perlu menelusuri adanya kesenjangan harga di tingkat peternak dengan konsumen. Hal ini perlu dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut