Kecelakaan Elf Rombongan Keluarga di Tanjakan Bundelan Gunungkidul, 1 Tewas dan 3 Luka Berat
KLATEN, iNews.id - Mobil elf yang membawa rombongan keluarga mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Bundelan, perbatasan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026) siang. Akibat kejadian ini, satu penumpang tewas dan tiga luka berat.
Informasi diperoleh, kendaraan bernomor polisi AD 7081 GD itu tak kuat menanjak hingga berjalan mundur dan terjun ke area perkiosan pasar desa. Saat kecelakaan, terdapat sebanyak 16 penumpang berada di dalam mobil tersebut.
Mereka merupakan satu keluarga yang sebelumnya berkumpul di Ngandong, Boyolali, sebelum berencana melanjutkan perjalanan untuk berwisata ke Pantai Drini, Gunungkidul.
Salah satu penumpang yang selamat, Arsad, menceritakan rombongan awalnya berangkat dari tempat saudara sebelum melanjutkan perjalanan menuju pantai. Menurut dia, mobil tiba-tiba tidak mampu melewati tanjakan dan bergerak mundur.
"Awalnya dari tempat saudara terus rencana ke Pantai Drini. Saat di tanjakan, mobilnya malah mundur lagi. Kami di mobil ada 16 orang, saudara semua. Kami tujuan mau jalan-jalan ke pantai dari Boyolali," ujarnya, Sabtu (26/9/2026).
Relawan Joko Pamungkas mengatakan rombongan tersebut berasal dari Boyolali dan merupakan tamu dari Jakarta. Rencana perjalanan mereka sempat diarahkan menuju kawasan pantai di Gunungkidul dengan bantuan aplikasi navigasi.
"Korban ini sebenarnya dari Boyolali, tapi tamu dari Jakarta. Rencana mau ke Pantai Parangtritis Gunungkidul, berhubung sopirnya mengikuti google (maps) maka lewatlah Jalan Bundelan," ujarnya.
Joko menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika kendaraan memasuki tanjakan. Mobil yang tidak mampu melewati tanjakan kemudian mundur hingga pengemudi membanting setir ke kiri. Kendaraan selanjutnya terperosok, membentur pembatas jalan, lalu menimpa sejumlah kios pasar desa.
"Di tanjakan pertama mobil sudah tidak kuat, sopir banting kiri akhirnya jatuh. Di bawahnya itu pasar, untuknya sudah ditutup jadi tidak ada korban lain selain dari penumpang," katanya.
Seluruh penumpang kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Islam Cawas, Klaten.
Dalam kecelakaan tersebut, satu penumpang bernama Daryanti meninggal dunia. Tiga orang mengalami luka berat, sedangkan penumpang lainnya mendapat penanganan medis dan sebagian telah diperbolehkan pulang.
Joko menyebut proses pemulangan para korban akan dilakukan secara bertahap setelah mereka selesai menjalani perawatan.
"Satu korban meninggal, tiga patah, terus delapan sudah dibawa pulang. Pemulangan korban nanti dibantu relawan ke Boyolali lalu ke Bekasi," ucapnya.
Petugas kepolisian masih menangani kecelakaan tersebut untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lanjut. Sementara itu, korban yang mengalami luka masih menjalani penanganan sesuai kondisi masing-masing.
Editor: Donald Karouw