Kulonprogo Geger! Nelayan Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Garongan
KULONPROGO, iNews.id – Penemuan mayat tanpa identitas menggegerkan warga di kawasan Pantai Garongan, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (1/10/2026). Jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan nelayan lokal yang hendak menjaring ikan.
Kondisi korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di dekat empasan air laut dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 3 hingga 4 hari lalu.
Saksi mata sekaligus nelayan setempat, Suyanto, menceritakan awal mula penemuan mayat misterius tersebut. Saat menyisir bibir pantai untuk memasang jaring ikan, ia melihat gundukan mencurigakan yang sempat dikira benda hanyut biasa.
Namun, saat didekati, ia terkejut melihat sosok mayat manusia yang terdampar.
"Waktu mau jaring ikan, saya lihat kok kayak jenazah. Saya dekati dan ternyata benar jenazah. Kemudian saya langsung lapor petugas SAR. Perkiraan meninggal sudah sekitar 2 sampai 4 hari. Saya tidak kenal, bukan warga sini," kata Suyanto, Kamis (1/10/2026).
Menerima laporan dari nelayan, Tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo bersama aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan area serta evakuasi.
Anggota SAR Satlinmas Wilayah V Kulon Progo, Samsudin menyebutkan, sebelum ditemukan terdampar di pantai, sejumlah nelayan sempat melaporkan adanya sosok mayat yang terlihat mengambang di tengah perairan beberapa saat sebelumnya.
Dari hasil pemeriksaan fisik awal di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan atau luka luar yang menonjol pada tubuh korban. Hingga kini, belum ada laporan dari masyarakat sekitar mengenai anggota keluarga yang hilang.
Jenazah korban kini telah dievakuasi ke RSUD Wates untuk menjalani proses identifikasi otopsi serta pemeriksaan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polres Kulon Progo atau Polsek Panjatan.
Editor: Kastolani Marzuki