Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Modus Perampokan Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat, Pelaku Pura-Pura Pinjam HP
Advertisement . Scroll to see content

Masjid Al Hidayah di Lahan Bandara NYIA Akhirnya Dirobohkan

Rabu, 12 Desember 2018 - 17:20:00 WIB
Masjid Al Hidayah di Lahan Bandara NYIA Akhirnya Dirobohkan
Proses perobohan Masjid Al Hidayah di lahan Bandara NYIA. (Foto: iNews/Kuntadi).
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews – PT Angkasa Pura I bersama dengan PT Pembangunan Perumahan (PP), akhirnya merobohkan bangunan Masjid Al Hidayah yang berada di dalam Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

Ganti dari masjid di Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DIY ini pihak pengembang telah membangun masjid pengganti di kompleks relokasi warga.

"Ini adalah masjid terakhir yang harus direlokasi. Semua bangunan yang ada di dalam IPL harus dirobohkan," kata Manajer Proyek Pembangunan Bandara NYIA dari PT Angkasa Pura I, Taochid Purnama Hadi, di sela proses perobohan masjid di Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DIY, Rabu (12/12/2018).

Sebelumnya PT Angkasa Pura sudah merobohkan dua mushola dan satu gereja yang ada di dalam lahan IPL bandara. Gereja pengganti juga sedang dibangun di sisi barat kompleks bandara. Sedangkan mushola pengganti ini juga sudah disiapkan, meski belum selesai sempurna.

Saat ini prores pembangunan Bandara NYIA baru sekitar 15 persen. Meski begitu, mereka optimistis proyek ini akan selesai tepat waktu. Di mana targetnya pada April 2019 mendatang, diharap sudah bisa beroperasi untuk aktivitas penerbangan.

Dalam upaya perobohan masjid ini, tidak ada perlawanan atau penolakan dari warga. Mereka yang awalnya tidak setuju dengan perobohan masjid ini sempat bertahan di dalamnya.

"Tapi untuk pengamanan kita libatkan 80 anggota kepolisian dan 120 petugas gabungan," kata Kapolsek Temon, Kabupaten Kulonprogo, Kompol Setyo Hery Purnomo.

Sementara itu, masjid baru di tempat relokasi sejauh ini sudah ada bangunannya, meski fasilitas pendukungnya belum tersedia. Pengurus masjid pun sudah terbentuk, begitu juga jadwal muadzin dan imam Salat Jumat, namun masjid tetap belum bisa difungsikan.

"Bangunan ini belum digunakan, tetapi takmir sudah terbentuk," kata Takmir Masjid Al Hidayah, Wiharto.

Saat ini proses pembangunan yang akan dilakukan pada sisi drainase, kamar mandi, sampai dengan toilet dan tempat wudhu. Bahkan akan dibuat bangunan baru untuk Tempat Pendidikan Al Quran (TPA).

Informasi yang dihimpun takmir masjid, beberapa barang yang ada di masjid lama rencanannya ikut dibawa ke masjid baru. Seperti karpet, pengeras suara, papan informasi hingga alat penyembelihan kurban.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut