Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Bandara Juanda Diduga Hamil, Ini Penjelasan Tim Forensik
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Tradisi Nyadran, Sarat Makna Ungkapan Syukur hingga Mengingatkan Pada Kematian

Kamis, 28 September 2023 - 11:11:00 WIB
Mengenal Tradisi Nyadran, Sarat Makna Ungkapan Syukur hingga Mengingatkan Pada Kematian
Mengenal tradisi nyadran, kebiasaan yang dilakukan masyarakat Jawa di bulan Sya’ban atau menjelang Ramadhan. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mengenal tradisinyadran, kebiasaan yang dilakukan masyarakat Jawa di bulan Sya’ban. Masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa mempunyai adat istiadat dan budaya beragam. 

Setiap daerah di Pulau Jawa memiliki kebudayaannya masing-masing. Kebudayaan ini merupakan warisan nenek moyang yang diwariskan secara turun temurun sejak dahulu kala.

Salah satu tradisi yang masih dilakukan oleh masyarakat Jawa, yaitu tradisi nyadran. Masyarakat Jawa, khususnya yang tinggal di  Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur, mengamalkan tradisi nyadran untuk  menyambut bulan Ramadhan.

Mengenal Tradisi Nyadran

Istilah nyadran berasal dari bahasa Sansekerta, tepatnya dari kata “sraddha” yang berarti keyakinan. Tradisi ini merupakan  bentuk kepercayaan masyarakat terhadap nenek moyangnya yang disebut juga dengan animisme. 

Ketika Islam masuk ke Pulau Jawa melalui Wali Songo, tradisi-tradisi yang ada tidak dihilangkan melainkan menjadi alat penyebaran Islam. Masuknya Islam, tradisi sraddha mengalami perubahan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut