Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga
Advertisement . Scroll to see content

Rusa Liar Masuk ke Permukiman Tanda Gunung Merapi Akan Erupsi? Begini Penjelasan TNGM

Senin, 13 Maret 2023 - 13:04:00 WIB
Rusa Liar Masuk ke Permukiman Tanda Gunung Merapi Akan Erupsi? Begini Penjelasan TNGM
Kondisi rusa yang dikabarkan tertabrak pengendara motor di jalanan kampung di Sleman. Kejadian ini oleh warga dikaitkan dengan peristiwa erupsi Merapi. (Foto : Twitter)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id- Tiga hari sebelum erupsi Gunung Merapi, seekor rusa liar diberitakan masuk ke permukiman warga di Sleman. Namun rusa tersebut mati tertabrak pengendara motor yang melintas.

Peristiwa masuknya rusa liar ke permukiman itu terjadi pada Rabu (8/3/2023) malam di kawasan Kapanewon Ngaglik Kabupaten Sleman. Rusa atau yang biasa disebut Kijang yang mati tertabrak motor ini sempat viral di media sosial.

Masyarakat kemudian mengaitkannya dengan erupsi Gunung Merapi. Mereka menganggap hewan-hewan liar biasanya turun gunung sebelum Gunung Merapi erupsi.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Usaha Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Yogyakarta, Ahmadi mengakui biasanya memang satwa liar merespon kejadian alam. Secara pengalaman bisa jadi ada kaitannya namun menurutnya secara ilmiah belum bisa dijelaskan detail.

Namun terkait berita Kijang tertabrak motor pihaknya tidak mendapat laporan tersebut. Setelah melihat isi yang diberitakan sebelumnya, Ahmadi menilai ada informasi tidak konsisten soal lokasi. "Tetapi jika itu di Kapanewon Ngaglik maka diragukan kijang tersebut dari kawasan Merapi,"ujar dia.

Sebab lokasi Kapanewon Ngaglik melewati Kapanewon Pakem dan jaraknya sangat jauh dari 10 kilometer. Selain itu daerah Ngaglik memang sudah berada  di luar pemantauan BTNGM.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut