Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Seratusan Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Keracunan Usai Santap MBG, Diduga dari Susu
Advertisement . Scroll to see content

Siswa SD Maarif Keracunan, PCNU Minta Sekolah Sediakan Makanan Sehat

Rabu, 21 Februari 2018 - 22:33:00 WIB
Siswa SD Maarif Keracunan, PCNU Minta Sekolah Sediakan Makanan Sehat
SD Maarif Nurul Jannah di Janten, Temon, Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kulonprogo Wasiludin berharap masyarakat bijak dalam menjual makanan atau minuman kepada para siswa. Wasiludin mengusulkan agar siswa disediakan jajanan makanan tradisional agar kasus keracunan yang terjadi di SD Maarif Nurul Jannah di Janten, Temon, Kulonprogo tidak terulang.

"Sekarang banyak makanan yang tidak sehat dikonsumsi anak. Kalau bisa makanan yang dijual lebih sehat," ucap Wasiludin menyikapi kasus keracunan yang menimpa siswa SD Maarif Janten, Rabu (21/2/2018).  

Makanan sehat, kata dia, sangat penting bagi pertumbuhan anak. Untuk itu, kejadian keracunan ini harus mendapatkan perhatian. Pihak sekolah seharusnya bisa menyediakan jajanan dengan standar higienis. Juga, tambah dia, orang tua sebaiknya membekali anak ke sekolah, mengingat biasanya masakan yang dioleh di rumah terjamin kesehatan dan kebersihannya.

"Imbauan kita betul-betul pertumbuhan anak dijaga dengan makanan yang sehat untuk pertumbuhan kesehatan dan keselamatan," katanya.  

SD Maarif Nurul Janah, Janten merupakan sekolah dengan konsep full day school. Sejumlah siswa juga menjadi santri di Pondok Pesantren Nurul Janah yang lokasinya berdekatan.

Istri Pengasuh Pondok Nurul Jannah, Nurhayati mengatakan ada sembilan siswa yang sempat dibawa ke poskesdes karena diduga keracunan permen susu. Namun, semuanya sudah membaik setelah mendapat perawatan. Tinggal dua anak yang masih mengeluh pusing dan mual. Itupun sudah kembali bermain dengan teman-temannya.

"Karena sudah siang dia juga lapar, jadi pusing dan sakit perut," kata Nurhayati.

Editor: Achmad Syukron Fadillah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut