Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Tukang Becak Nakal yang 'Nuthuk' Tarif Akan Disanksi Tegas

Senin, 18 April 2022 - 22:31:00 WIB
 Tukang Becak Nakal yang 'Nuthuk' Tarif Akan Disanksi Tegas
Tukang becak nakal yang 'nuthuk' atau memungut tarif di luar batas kewajaran akan disanksi tegas. (foto : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id -Tukang becak nakal yang 'nuthuk' atau memungut tarif di luar batas kewajaran akan disanksi tegas. Pemkot Jogja akan segera memberikan respon cepat terhadap berbagai pelanggaran atas pelayanan yang merugikan wisatawan seperti ini.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota YogyakartaHeroe Poerwadi di Yogyakarta, Senin (18/4/2022).

“Melalui Tim Terpadu, gabungan dari berbagai instansi di pemerintah daerah, akan memberikan respon cepat atas keluhan wisatawan. Kami akan bertindak cepat,” kata Heroe Poerwadi.

Tim Terpadu tersebut akan bergerak cepat menindaklanjuti keluhan dari wisatawan sesuai dengan standar operasional yang sudah ditetapkan yaitu diawali dengan klarifikasi.

Jika laporan atau keluhan dinyatakan benar maka oknum yang melakukan pelanggaran akan langsung dijatuhi sanksi. “Pelanggar tidak diperbolehkan beroperasi di kawasan Malioboro bahkan di kawasan lainnya. Sanksi bisa bersifat sementara waktu atau untuk selamanya,” katanya.

Heroe juga menyebut sudah meminta seluruh pimpinan komunitas atau paguyuban pelaku usaha jasa untuk mengatur anggotanya. Jika banyak anggotanya yang melanggar, maka komunitas atau paguyuban juga bisa terancam sanksi.

“Mulai dari teguran atau sanksi lebih keras lagi,” katanya.

Menurut dia, pemberian sanksi tegas diperlukan untuk memberikan efek jera karena ulah dari oknum tidak bertanggung jawab tersebut berpotensi merusak citra pariwisata di Yogyakarta.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut