5 Atlet Bulu Tangkis Paling Tajir di Dunia, Nomor 3 Legendaris Indonesia
JAKARTA, iNews.id- Olahraga bulu tangkis ternyata tak kalah pamor dari sepak bola. Sejumlah atlet bulu tangkis dunia bahkan memiliki harta yang fantastis.
Dari lima atlet bulu tangkis dunia memiliki harta kelas sultan ini ternyata ada satu berasal dari Indonesia. Tak hanya kaya, atlet bulu tangkis asal Indonesia ini juga memenangkan beberapa ajang bergengsi dengan total hadiah fantastis.
Sumber penghasilan para atlet ini biasanya berasal dari turnamen, sponsorship, serta bonus dari pemerintah saat mendapatkan gelar di turnamen besar seperti Asian Games, Olimpiade, Kejuaraan Dunia dan berbagai turnamen lainnya.
Dilansir dari The Richest dan BWF inilah deretan nama atlet bulu tangkis dengan total harta kekayaan yang fantastis.
Dokter Penyelamat Eriksen Ini Eks Pebulu Tangkis Nomor 3 Dunia yang Kalahkan Taufik Hidayat
5. Carolina Marin
Atlet cantik dari Spanyol ini merupakan satu-satunya wakil tunggal putri yang sukses menyabet gelar Juara Dunia Bulu Tangkis sebanyak tiga kali yakni di tahun 2014, 2015 dan 2018. Marin berhasil membawa pulang medali emas Olimpiade pada tahun 2016 di Rio De Janeiro Brazil.
Media Asing Sebut Markis Kido Pebulu Tangkis yang Tangguh
Pemain bertangan kidal tersebut sukses membukukan rekor dalam sejarah. Tak mengherankan pemerintah Spanyol memberikan bonus yang fantastis sebagai bentuk penghargaan atlet berprestasi seperti dirinya.
Menurut data yang dirilis BWF sepanjang tahun 2019, Carolina Marin memiliki total harta kekayaan bersih sekitar 2,5 juta dolar AS atau sekitar Rp35,3 miliar.
Kisah Markis Kido: Lahir dari Keluarga Bulu Tangkis, Tutup Usia di Lapangan
4. Kento Momota
Legendaris Denmark Kenang Markis Kido: Dia Sosok Paling Berbakat di Bulu Tangkis

Pebulu tangkis tunggal putra asal Jepang ini menempati urutan ketika sebagai atlet bulu tangkis yang memiliki harta kekayaan yang fantastis. Kento kini menduduki peringkat satu dunia di sektor tunggal putra.
Berdasarkan catatan BWF pada tahun 2019, dia berhasil meraih juara sebanyak 11 turnamen dan mengantongi total hadiah sebesar 506,9 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7,09 miliar. Sepanjang tahun 2019 total harta kekayaannya sebesar 3 Juta dolar AS atau sekitar Rp42.4 miliar.
Di usia yang terbilang cukup muda yakni 25 tahun, Kento Momota sudah mendapatkan banyak gelar di ajang turnamen bergengsi diantaranya Juara Dunia Bulu Tangkis sebanyak dua kali yakni di tahun 2018 dan 2019 serta menjuarai turnamen All England di tahun 2019.
3. Taufik Hidayat
Legenda bulu tangkis tunggal putra terbaik Taufik Hidayat merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia dan masuk dalam jajaran atlet terkaya di dunia versi The Richest.
Taufik berhasil menyabet medali emas Olimpiade Athena 2004 memiliki rekor sebanyak 413 kali menang dan pernah menduduki peringkat satu dunia di sektor tunggal putra.
Dia telah mengumpulkan pundi-pundi penghasilan jutaan dolar AS selama berkiprah menjadi atlet bulu tangkis. Taufik Hidayat dikabarkan memiliki kekayaan bersih sekitar 7,5 juta dolar AS atau sekitar Rp108,5 miliar.
2. Lin Dan
Lin Dan tercatat telah berhasil meraih gelar sebanyak lima kali Juara Dunia Bulu Tangkis, dua kali menjuarai Olimpiade dan enam kali menyabet gelar All England sehingga dianggap sebagai atlet bulu tangkis tunggal putra terbesar dalam sejarah.
Berdasarkan data yang dirilis BWF tahun 2019 total kekayaan Lin Dan mencapai 37,5 juta dolar AS atau setara dengan Rp529,9 miliar. Dia memiliki rumah mewah yang ditaksir mencapai Rp 30,3 miliar dan mengoleksi mobil sport, Morgan Plus 8 yang dibanderol dengan harga 118 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 1,65 miliar.
1. Lee Chong Wei
Lee Chong Wei menempati nomor satu deretan atlet bulu tangkis terkaya dengan bayaran terbesar di dunia tahun 2012 dengan mengantongi total kekayaan bersih sekitar 75 juta dolar AS sekitar Rp1 triliun.
Tak heran, jika Lee mengantongi harta kekayaan bersih tersebut lantaran berhasil memenangkan tiga medali perak yaitu di Olimpiade Beijing tahun 2008, Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016. Dengan torehan prestasi tersebut, Lee mendapat pujian dari Perdana Menteri Malaysia
Editor: Ibnu Hariyanto