Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kenan Yildiz Bikin Juventus Panik! Kontrak Baru Harus Segera Diteken
Advertisement . Scroll to see content

5 Pemilik Klub Sepak Bola yang Tajir Melintir, Salah Satunya Tim Semenjana

Jumat, 13 Agustus 2021 - 21:34:00 WIB
5 Pemilik Klub Sepak Bola yang Tajir Melintir, Salah Satunya Tim Semenjana
Sheikh Mansour (Foto: middle-east-online.com)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.id - Pemilik klub sepak bola di Eropa memiliki kekayaan fantastis sehingga bisa dengan mudah menjadi tim besar dan memanen prestasi. Namun rupanya tak semuanya, karena ada pula pemilik klub kaya tapi timnya tidak bersinar-sinar amat.

Dunia sepak bola semakin gemerlap berkat campur tangan pengusaha. Mereka membeli klub sepak bola dan seketika mengubah tim menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Investasi gila-gilaan yang mereka gelontorkan diharapkan berdampak kesuksesan pada tim yang mereka miliki. Salah satu caranya pemain bintang diboyong dengan harga tinggi demi mendatangkan prestasi.

Nilai kekayaan para pemilik klub memang di luar nalar. Jadi sangat wajar mereka merogoh kocek dalam untuk membangun tim terbaik. Hanya saja tak semua pemilik klub yang kaya mengantarkan timnya menjadi pemenang. Paling buruk hanya jadi tim semenjana.

Siapa sajakah mereka? Dilansir dari Technosport, Jumat (13/8/2021), berikut kelima pemilik klub yang tajir melintir:

5. Roman Abramovich - Chelsea

Taipan asal Rusia tersebut memiliki kekayaan 12,5 juta miliar (sekitar Rp179 triliun). Abramovich meraup kekayaannya dari sejumlah bisnis salah satunya mendirikan perusahaan investasi swasta Millhouse LLC.

Sejak membeli Chelsea pada 2003, Abramovich tampak royal dan jor-joran membeli pemain. Namun, hal itu terbayarkan karena Chelsea sanggup menjuarai ajang bergengsi seperti empat kali juara Liga Inggris dan dua kali Liga Champions.

4. Dietmar Hopp - TSG 1899 Hoffenheim

Nama Hoffenheim jarang muncul ke permukaan. Apa daya, meski berada di kasta utama Liga Jerman, Hoffenheim masih kalah saing dengan Bayern Munchen atau Borussia Dortmund. Mereka pun jadi tim semenjana dan biasa bercokol di papan tengah Liga Jerman.

Hanya saja pemilik Hoffenheim bergelimang harta. Dietmar Hopp, sang pemilik memiliki kekayaan 18,5 miliar dolar (sekitar Rp265 triliun).

Harta triliunan dolar didapat Hopp dari usahanya sebagai insinyur perangkat lunak di Jerman. Dia memiliki perusahaan bernama SAP (System, Appclications, and Products) yang kemudian menjadi perusahaan IT terbesar ketiga setelah Microsoft dan Oracle. Pada 2020, Majalah Forbes menempatkannya di ranking 72 orang terkaya di dunia.

3. Andrea Agnelli - Juventus

Keluarga Agnelli adalah pemilik Juventus sejak 1947. Kini Andrea Agnelli merupakan generasi ketiga dari pemilik klub raksasa Liga Italia tersebut.

Nilai kekayaan Agnelli dilaporkan 19 miliar dolar (sekitar Rp273 triliun). Pondasi kekayaannya dibangun dari industri motor Italia lewat merek Fiat dan Ferrari.

2. Dietrich Mateschitz – RB Leipzig

Miliarder Austria Dietrich Mateschitz terkenal karena perannya sebagai pemilik bersama minuman energi Red Bull. Keberhasilannya lewat minuman terkenal itu membuatnya memiliki klub Liga Jerman, RB Leipzig.

Kekayaan Mateschitz berada di angka 26 miliar dolar (sekitar Rp373 triliun). Pria asal Austria tersebut tidak hanya memiliki RB Leipzig, tapi juga RB Salzburg dan New York Red Bulls.

Karena bergelimang harta, nama RB Leipzig mudah dikenal meski baru dibentuk pada 2009. Mereka sanggup promosi ke Bundesliga seusai jadi runner-up pada musim 2015/2016. Sejumlah pemain bintang pernah dan sedang memperkuat klub ini, sebut saja Timo Werner yang kini memperkuat Chelsea dan Marcel Sabitzer yang menjadi kapten tim.

1. Sheikh Mansour - Manchester City

Uang Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, saudagar asal Uni Emirat Arab, seakan sulit habis. Klub Liga Inggris Manchester City tampak mudah mendatangkan dan menggaji pemain dengan bayaran yang tinggi.

Kekayaan pengusaha sekaligus politisi di negaranya itu berada di angka 30 miliar dolar (sekitar Rp430 triliun). Mansour memiliki investasi bidang perminyakan di International Petroleum Investment. Selain itu, dia juga punya ladang bisnis media yakni Sky News Arabia.

Manchester City sebelumnya adalah tim medioker Liga Inggris. Namun, setelah dibeli Mansour pada 2008, klub tetangga Manchester United ini kian "berisik" dan menakutkan. The Citizens pun mampu menjuarai Liga Inggris lima kali.

Tak hanya soal prestasi. Manchester City kerap menjadi tim yang meramaikan bursa transfer pemain. Mereka gemar mendatangkan pemain-pemain kelas wahid dengan harga selangit. Contoh terakhirnya ialah Jack Grealish yang diboyong dari Aston Villa dengan harga 100 juta poundsterling.

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut