5 Petinju yang Comeback setelah Pensiun, Nomor 3 Pecahkan Rekor
CALIFORNIA, iNews.id – Nama Mike Tyson tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal tersebut terjadi setelah petinju yang dijuluki Si Leher Beton itu berniat kembali ke atas ring untuk melakoni duel amal.
Tyson gantung sarung tinju pada 2005 silam setelah dikalahkan Kevin McBride. Namun 15 tahun berselang, pria kelahiran New York, Amerika Serikat itu berniat kembali bertinju untuk menggalang dana. Nantinya, dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk tunawisma terdampak alkohol dan narkoba.
Sampai sekarang, lawan dan lokasi pertarungan masih belum ditentukan lantaran pandemi virus corona masih melanda negeri Paman Sam. Namun demikian, Tyson sudah menyiapkan dirinya dibantu pelatih bela diri campuran (MMA), Rafael Corderio.
Banyak pihak sudah tak sabar ingin melihat comeback Si Leher Beton. Sebelum Tyson, ada beberapa petinju top yang juga pernah memutuskan comeback dari masa pensiunnya. Siapa saja mereka? berikut ulasan selengkapnya dikutip The Sun:
1. Muhammad Ali
Kelas berat
Jeda: 3 tahun
Rekor pertama: 29 menang – kalah 0
Rekor kedua: 32-5
Di awal 1967, Ali berhasil mempertahankan sabuk kelas beratnya dua kali usai menaklukkan Ernie Terrel dan Zora Folley. Sayangnya, gelar tersebut hilang lantaran dia menolak wajib militer untuk membantu tentara Amerika Serikat perang ke Vietnam.
Akhirnya Ali pensiun dari dunia tinju. Dia mengumumkan comeback tiga tahun berselang tepatnya 20 Juni 1970. Empat bulan kemudian, petinju legendaris itu kembali naik ring dan sukses menaklukkan Jerry Quarry.
2. Vitali Klitschko
Kelas berat
Jeda: 3 tahun
Rekor pertama: 35-2
Rekor kedua: 10-0
Pada tahun 2005, Vitali Klitschko yang merupakan pemegang sabuk juara kelas berat WBC cuma menelan dua kekalahan. Sayangnya, performa Klitschko terganggu cedera lutut ACL.
Dia memutuskan meninggalkan dunia tinju dan terjun di dunia politik. Tapi profesi tersebut ditekuninya cuma tiga tahun. Pada Oktober 2008, Klitschko kembali ke atas ring dan menghajar petinju Nigeria, Samuel Peter dalam delapan ronde.
Kelas berat
Jeda: 10 tahun
Rekor pertama: 45-2
Rekor kedua: 31-3
Sejak memulai karier pada 1969, Foreman disebut sebagai salah satu petinju berbakat sepanjang masa. Namun, dia sempat kalah dua kali dari Muhammad Ali pada 1974 dan Jimmy Yong tiga tahun kemudian.
Kekalahan kedua membuat Foreman pensiun dini di usia 28 tahun. Tapi 10 tahun kemudian, Foreman comeback. Kemudian pada 1944, di usia 45 tahun dan 299 hari, dia berhasil menyabet sabuk kelas berat WBA dan IBF dari Michael Moorer. Petinju yang dijuluki Big George itu dinobatkan sebagai juara kelas berat tertua hingga kini.
4. Tyson Fury
Kelas berat
Jeda: Tiga tahun
Rekor pertama: 25-0
Rekor kedua: 5-0-1
Petinju Inggris yang dijuluki Gypsy King itu menghentikan rekor juara Klitschko yang sudah bertahan 10 tahun pada November 2015. Sayangnya setelah itu, Fury tersandung masalah doping, alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan serta obesitas.
Tiga tahun berselang, dia kembali ke atas ring dan menghadapi petinju Albania Sefer Seferi. Performanya terus konsisten sampai saat ini. Terbukti, Fury belum pernah merasakan kekalahan. Hanya sekali dia ditahan imbang Deontay Wilder, Desember 2018.
5. Larry Holmes
Kelas berat
Jeda: 3 tahun
Rekor pertama: 45-3
Rekor kedua: 24-3
Petarung yang dijuluki The Easton Assassin itu tak pernah kalah pada 48 pertarungan di awal karier, termasuk mengalahkan Muhammad Ali pada 1980. Namun dia memutuskan untuk pensiun pada 1986 setelah kekalahan beruntun dari Michael Spinks.
Dua tahun berselang, Holmes kembali dibujuk naik ke atas ring lantaran tergoda uang menggiurkan pertarungan melawan Mike Tyson. Sayangnya, dia dikalahkan Si Leher Beton dalam laga comeback itu.
Editor: Arif Budiwinarto