Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Biliar Indonesia Cetak Sejarah! Albert Januarta-Irsal Nasution Tembus Semifinal Kejuaraan Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Albert-Irsal Cetak Sejarah Tembus Semifinal Kejuaraan Dunia Biliar, PB POBSI Beri Apresiasi

Minggu, 04 Oktober 2026 - 19:47:00 WIB
Albert-Irsal Cetak Sejarah Tembus Semifinal Kejuaraan Dunia Biliar, PB POBSI Beri Apresiasi
Albert Januarta dan Irsal Nasution mencetak sejarah sebagai pasangan Indonesia pertama yang menembus semifinal WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship. (Foto: PB POBSI)
Advertisement . Scroll to see content

NUSA DUA, iNews.id – Albert Januarta dan Irsal Nasution mencetak sejarah bagi biliar Indonesia setelah menembus semifinal 2026 ISAK Billiard WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship. Mereka menjadi pasangan Indonesia pertama yang berhasil mencapai empat besar turnamen tersebut.

Perjalanan Albert-Irsal akhirnya dihentikan pasangan Filipina Carlo Biado/Albert James Manas pada semifinal di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Minggu (4/10/2026). Duel berlangsung sengit hingga lima set sebelum wakil Indonesia kalah 2-3.

Albert-Irsal sebenarnya berada dalam posisi menjanjikan setelah mampu unggul 2-1. Permainan solid keduanya sempat membuka peluang Indonesia melangkah ke partai puncak.

Namun, Biado/Manas berhasil membalikkan keadaan. Pasangan Filipina tersebut merebut dua set berikutnya sekaligus mengunci kemenangan 3-2 dan memastikan tiket menuju final.

Kekalahan tersebut membuat langkah Albert-Irsal terhenti di empat besar. Meski demikian, pencapaian keduanya tetap menghasilkan catatan penting karena untuk pertama kalinya Indonesia memiliki wakil di semifinal WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship.


PB POBSI Apresiasi Perjuangan Albert-Irsal

Perjalanan menuju semifinal juga harus ditempuh Albert-Irsal dengan menghadapi persaingan ketat dari sejumlah pasangan terbaik dunia. Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI).

Sekretaris Jenderal PB POBSI Achmad Fadil Nasution menilai perjuangan Albert-Irsal menjadi modal penting bagi perkembangan prestasi biliar Indonesia. Terlebih, keduanya mampu memberikan perlawanan hingga laga semifinal harus diselesaikan melalui lima set.

“Kami mengapresiasi perjuangan Albert dan Irsal yang sudah memberikan penampilan terbaik hingga pertandingan terakhir. Meskipun hasilnya belum sesuai harapan, pencapaian ini menjadi sejarah penting bagi biliar Indonesia dan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya,” ujar Achmad Fadil Nasution.

PB POBSI juga menilai pencapaian Albert-Irsal tidak terlepas dari semakin terbukanya kesempatan atlet Indonesia bertanding di turnamen internasional. Salah satu upayanya dilakukan dengan menghadirkan kompetisi kelas dunia secara konsisten di Tanah Air.

Turnamen internasional memberi kesempatan kepada pebiliar Indonesia untuk menghadapi pemain-pemain terbaik dunia di depan publik sendiri. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi sarana mengukur kemampuan, mengasah mental bertanding, dan meningkatkan jam terbang di level internasional.


Sejarah Tercipta di Bali

Keberhasilan Albert-Irsal mencapai semifinal terasa semakin spesial karena terjadi ketika Indonesia menjadi tuan rumah 2026 ISAK Billiard WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship. Turnamen berlangsung di Bali pada 28 September hingga 5 Oktober 2026.

PB POBSI berharap penyelenggaraan turnamen internasional dapat memperkuat ekosistem kompetisi biliar nasional. Kesempatan menghadapi lawan-lawan kelas dunia dinilai penting untuk mendorong atlet Indonesia berkembang dan meningkatkan daya saing di panggung internasional.

Pencapaian Albert-Irsal sekaligus memperlihatkan kemampuan pebiliar Indonesia untuk bersaing menghadapi pemain top dunia. Meski tiket final lepas setelah kalah dramatis 2-3 dari pasangan Filipina, langkah keduanya hingga empat besar sudah menghasilkan pencapaian baru bagi Indonesia.

PB POBSI turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang memberikan doa dan dukungan kepada Albert-Irsal sepanjang kejuaraan. Perjalanan mereka di nomor Men’s Doubles 10-Ball memang berakhir di semifinal, tetapi torehan empat besar menjadi catatan bersejarah bagi biliar Indonesia di kejuaraan dunia.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut