Aleix Espargaro Sebut MotoGP 2023 Berbahaya, Ini Alasannya
NOALE, iNews.id – MotoGP 2023 akan menggunakan sistem baru yang sebelumnya belum pernah digunakan. Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro merasa perubahan tersebut akan lebih membahayakan bagi para riders dibandingkan sebelumnya.
Pada musim 2023 ini, MotoGP akan mengadakan Sprint Race yang akan diadakan di setiap balapan. Nantinya, Sprint Race akan menggantikan Latihan Bebas 4 (FP4) dan akan berlangsung 50 persen dari jumlah lap balapan normal.
Hal tersebut membuat para pembalap harus melakukan balapan jauh lebih banyak apabila dibandingkan dengan musim sebelumnya. Espargaro pun merasa hal tersebut akan lebih membahayakan.
“Pembalap akan melakukan 42 balapan di MotoGP (2023). itu akan sangat berbahaya,” ungkap Aleix Espargaro dilansir dari Motosan, Jumat (24/2/2023).
Repsol Honda Luncurkan Motor MotoGP 2023, Begini Penampakannya
Espargaro pun merasa seharusnya Sprint Race hanya dilakukan dalam lima balapan saja khususnya di musim pertama. Meski begitu, Espargaro memilih untuk mengikuti aturan yang diberlakukan oleh Dorna.
Bagnaia Yakin Tim VR46 akan Menggila di MotoGP 2023: Minimal di Peringkat 5 Besar!
“Seharusnya mereka memulai dengan lima sprint dan melihat bagaimana hasilnya, tetapi begitulah kenyataannya. Kejuaraan itu milik Dorna dan mereka yang memutuskan,” sambung pembalap asal Spanyol tersebut.
Selain itu, Espargaro merasa para pembalap harus berjuang lebih ekstra untuk bisa mendapatkan poin tambahan. Dirinya pun merasa para pembalap yang akan bersaing harus mendapatkan bayaran lebih atas hal tersebut.
Infografis Dani Pedrosa Comeback di MotoGP Spanyol 2023
“Resiko akan lebih besar dan jika poin akan diberikan, pembalap harus dibayar lebih,” ucapnya.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya