Amril Daulay Resmi Jadi Asisten Pelatih Timnas Futsal Putra Senior dan Perkuat Direktorat Teknik FFI
JAKARTA, iNews.id – Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi menunjuk Amril Daulay sebagai Asisten Pelatih Timnas Futsal Putra Senior sekaligus anggota Direktorat Teknik FFI. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang federasi untuk menggabungkan pengalaman internasional dengan potensi lokal dalam membangun futsal nasional.
Amril bukan sosok asing di dunia futsal Indonesia. Sebelumnya, ia menjadi asisten pelatih Bintang Timur Surabaya, klub yang menjuarai Pro Futsal League 2024/2025. Ia juga sudah bergabung dengan staf pelatih Timnas sejak ASEAN Futsal Championship 2024, di mana skuad Garuda berhasil meraih gelar juara.
Penunjukan ini mendapat dukungan penuh dari Héctor Souto, Pelatih Kepala Timnas Futsal Senior sekaligus Direktur Teknik FFI. Menurutnya, Amril adalah figur yang mampu membawa pendekatan modern dalam kepelatihan futsal nasional.
“Salah satu pilar strategis Direktorat Teknik adalah secara aktif mendorong talenta lokal di semua lini — termasuk pengembangan pelatih potensial. Penunjukan sosok seperti Amril, yang memiliki pemahaman modern tentang futsal profesional serta penguasaan teknis dan teknologi terapan, merupakan langkah penting dalam rencana pengembangan nasional kita,” ujar Souto.
Kehadiran Amril di jajaran pelatih menjadi tambahan kekuatan penting menjelang agenda padat Timnas Futsal Indonesia. Dalam waktu dekat, tim akan bersaing di SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang, dilanjutkan AFC Futsal Asian Cup 2026 yang berlangsung Januari–Februari tahun depan.
Tidak hanya fokus pada tim senior, FFI juga sedang mempersiapkan pembentukan Timnas kelompok umur putra sebagai bagian dari visi regenerasi jangka panjang. Amril akan berperan dalam memastikan filosofi permainan dan metodologi pelatihan yang konsisten di semua jenjang tim nasional.
Dengan posisi strategis ini, Amril diharapkan mampu menjembatani visi Direktorat Teknik dengan kebutuhan teknis tim di lapangan. Sinergi antartim, baik senior maupun kelompok umur, akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan futsal Indonesia ke depan.
Penunjukan Amril juga menunjukkan komitmen FFI untuk memberi ruang bagi pelatih lokal berkembang bersama pelatih asing berpengalaman. Kombinasi ini diyakini akan mempercepat proses peningkatan kualitas futsal Tanah Air, baik dari sisi taktik, teknik, maupun manajemen tim.
Jika semua rencana berjalan mulus, kolaborasi ini bisa menjadi model pengembangan kepelatihan futsal nasional yang berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
Editor: Abdul Haris