Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Skenario Jonatan Christie Jadi Ranking 1 Dunia usai Kejuaraan Dunia BWF 2026
Advertisement . Scroll to see content

Amri/Nita Gagal ke Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Kalah Tipis di Gim Penentuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:59:00 WIB
Amri/Nita Gagal ke Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Kalah Tipis di Gim Penentuan
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tersingkir di semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus mengakhiri perjuangan di semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah dramatis dari wakil China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, Sabtu (22/8/2026) siang WIB.

Bertanding di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Amri/Nita sebenarnya sempat berada di jalur kemenangan setelah merebut gim pertama. Namun, pasangan Indonesia itu akhirnya takluk dalam duel tiga gim dengan skor 22-20, 14-21, dan 20-22.

Pertandingan semifinal tersebut berlangsung selama 1 jam 37 menit. Amri/Nita tampil agresif dan mampu memberikan perlawanan sengit kepada Feng/Huang hingga poin-poin terakhir gim penentuan.

Amri/Nita Sempat Comeback di Gim Pertama

Amri/Nita langsung tampil menyerang pada awal gim pertama. Tekanan yang diberikan pasangan Indonesia membuat Feng/Huang beberapa kali melakukan kesalahan. Kondisi itu membawa Amri/Nita unggul 5-2.

Feng/Huang kemudian merespons dengan mengandalkan smash-smash keras secara beruntun. Tekanan tersebut membuat Amri/Nita kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya memasuki interval dalam posisi tertinggal tipis 10-11.

Selepas interval, pasangan China masih mampu mempertahankan keunggulan. Amri/Nita bahkan sempat berada dalam posisi sulit ketika tertinggal 18-20. Namun, pasangan Indonesia tidak kehilangan fokus.

Amri/Nita mampu memperkuat pertahanan sekaligus mengembalikan bola dengan baik. Perlawanan tersebut membuahkan hasil. Mereka berhasil membalikkan kedudukan dan mengamankan gim pertama dengan kemenangan 22-20.

Keberhasilan mencuri gim pembuka membuat Amri/Nita memiliki peluang besar untuk menyelesaikan pertandingan lebih cepat. Namun, Feng/Huang meningkatkan tekanan pada gim kedua.

China Balikkan Keadaan di Gim Penentuan

Memasuki gim kedua, Amri/Nita tetap mencoba mempertahankan permainan agresif. Feng/Huang mampu mengimbangi tempo pertandingan sehingga perolehan poin berlangsung ketat hingga interval.

Pasangan Indonesia kembali tertinggal tipis 10-11 saat jeda. Selepas interval, sejumlah kesalahan sendiri membuat posisi Amri/Nita semakin sulit. Beberapa skema pukulan menyilang yang mereka terapkan justru menghasilkan angka untuk Feng/Huang.

Situasi tersebut terus berlangsung hingga akhir gim kedua. Feng/Huang akhirnya mengamankan gim tersebut dengan skor 21-14 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Gim penentuan berlangsung jauh lebih ketat. Kedua pasangan langsung terlibat dalam reli-reli panjang dengan tempo tinggi. Perolehan angka berjalan berimbang hingga mendekati interval.

Pada kedudukan 6-6, Nita sempat tidak sengaja menjatuhkan raketnya. Feng/Huang kemudian melakukan protes terhadap situasi tersebut. Namun, wasit tetap bergeming dan memberikan poin kepada Amri/Nita.

Feng/Huang akhirnya memasuki interval gim ketiga dengan keunggulan tipis 11-10. Selepas jeda, pertarungan semakin sengit dan kedua pasangan terus berusaha mencari celah untuk merebut kemenangan.

Sayangnya, perjuangan Amri/Nita harus berakhir di angka 20-22. Feng/Huang merebut gim ketiga sekaligus memastikan kemenangan tiga gim dengan skor 22-20, 14-21, dan 20-22.

Hasil tersebut membuat Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah gagal melangkah ke final BWF World Championships 2026. Sementara itu, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping berhak melaju ke partai puncak setelah melewati drama tiga gim yang berlangsung selama 1 jam 37 menit.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut