Ana/Trias Tembus 16 Besar Thailand Masters 2026, Tantang Lanny/Apriyani
BANGKOK, iNews.id – Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari memastikan langkah ke babak 16 besar Thailand Masters 2026 usai meraih kemenangan meyakinkan pada babak 32 besar turnamen level Super 300 tersebut.
Ganda putri Indonesia yang biasa disapa Ana/Trias itu tampil solid saat menghadapi wakil India, Ashwini Bhat K/Shikha Gautam. Pertandingan berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Selasa (27/1/2026) malam.
Sejak awal laga, Ana/Trias menguasai permainan. Mereka mampu menjaga tempo reli cepat dan menekan pertahanan lawan secara konsisten.
Keunggulan tersebut berbuah manis pada gim pertama. Ana/Trias menutup gim pembuka dengan skor 21-14 tanpa kehilangan kontrol permainan.
Thalita Ramadhani Melaju, Wakil Indonesia Berguguran di Kualifikasi Thailand Masters 2026
Dominasi berlanjut pada gim kedua. Ana/Trias semakin percaya diri dan kembali mengunci kemenangan dengan skor 21-12.
BREAKING NEWS: Anthony Ginting dan Jafar/Felisha Ditarik Mundur dari Thailand Masters 2026
Hasil dua gim langsung tersebut memastikan Ana/Trias lolos ke babak 16 besar Thailand Masters 2026. Mereka menjadi salah satu wakil Indonesia yang melaju ke fase berikutnya.
Pada babak 16 besar, Ana/Trias menghadapi tantangan tidak mudah. Mereka bakal terlibat perang saudara bertemu kompatriotnya sendiri, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu.
Satu Gelar Indonesia Masters 2026 Jadi Alarm Sekaligus Harapan, Begini Kata PBSI
Duel sesama ganda putri Indonesia tersebut dipastikan menarik perhatian. Kedua pasangan sama-sama memiliki pengalaman dan kualitas bersaing di level internasional.
Sementara itu, pertandingan lain wakil Indonesia di sektor ganda putri berakhir kurang manis. Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine harus tersingkir pada babak 32 besar.
Alwi Farhan Menang 25 Menit di Final Indonesia Masters 2026, Rahasianya Dibongkar Pelatih
Isyana/Rinjani kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Yu Jung/Lee Yu Lim, dalam dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 17-21.
Editor: Abdul Haris