Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil dan Biodata Jannik Sinner: Anak Pegunungan Juara Wimbledon 2025
Advertisement . Scroll to see content

Andy Murray Berharap Petenis Rusia dan Belarusia Bisa Main Lagi di Wimbledon 2023

Kamis, 09 Maret 2023 - 08:39:00 WIB
Andy Murray Berharap Petenis Rusia dan Belarusia Bisa Main Lagi di Wimbledon 2023
Petenis Inggris, Andy Murray. (Foto: Instagram/@andymurray)
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id – Bintang tenis Inggris, Andy Murray, berharap para petenis Rusia dan Belarusia bisa tampil lagi di Wimbledon 2023. Walaupun di sisi lain, dia juga akan menerima jika pihak penyelenggara, Lawn Tennis Association (LTA), masih belum mencabut larangan bertanding bagi mereka seperti tahun lalu.

Sebagaimana diketahui, para petenis yang berasal dari Rusia dan Belarusia dilarang bermain di Wimbledon 2022 oleh LTA. Hal itu disebabkan oleh keterlibatan dua negara tersebut dalam invasi yang mereka lakukan kepada Ukraina.

Pelarangan itu pun memunculkan kontroversi karena LTA dianggap sewenang-wenang melakukannya. Bahkan, Wimbledon mendapat hukuman pengurangan poin peringkat turnamen dan status mereka sebagai kejuaraan Grand Slam terancam dihapus oleh Asosiasi Tenis Dunia (ATP) dan Asosiasi Tenis Wanita Dunia (WTA).

Murray sendiri tahun lalu mengatakan bahwa dia tidak mendukung larangan tersebut. Walaupun di sisi lain dia juga menyumbangkan uangnya lebih dari 500 ribu Poundsterling (Rp9,14 miliar) untuk membantu anak-anak Ukraina yang terdampak dari invasi yang dilakukan Rusia.

Oleh karena itu, tahun ini mantan petenis nomor satu dunia itu masih mengeluarkan pernyataan yang bernada sama. Dia berharap para petenis dari Rusia dan Belarusia bisa kembali berkompetisi di Wimbledon 2023. Kendati demikian, dia juga pasrah jika larangan tersebut masih belum dicabut.

"Ini sangat sulit dan saya merasakan perasaan para pemain yang tidak bisa bermain tahun lalu. Tetapi saya juga memahami situasinya dan mengapa sangat sulit bagi Wimbledon untuk memutuskannya juga," kata Murray dilansir dari BBC, Rabu (8/3/2023).

"Pemahaman saya adalah bahwa mereka akan diizinkan untuk bermain lagi tahun ini dan saya tidak akan menjadi gila jika itu yang terjadi. Tapi jika Wimbledon menempuh jalur lain, saya akan memahaminya,” tambahnya.

Murray sendiri saat ini sedang berada di California, Amerika Serikat, untuk mengikuti turnamen Indiana Wells Masters 2023. Dia akan berjumpa dengan Tomas Etcheverry dari Argentina di babak pertama pada Kamis (9/3/2023). 

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut