Anthony Ginting dan Moh Zaki Ubaidillah Batal Tampil di Macau Open 2026
JAKARTA, iNews.id –Anthony Sinisuka Ginting dan Moh Zaki Ubaidillah dipastikan batal tampil di Macau Open 2026. PBSI mengambil keputusan itu setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan dua tunggal putra Indonesia tersebut.
Macau Open 2026 akan berlangsung pada 16-21 Juni 2026. Turnamen BWF World Tour Super 300 itu digelar di Macau East Asian Games Dome, Macau.
Kepala Pelatih Tunggal Putra Utama PP PBSI, Indra Wijaya, mengatakan Ginting tidak bisa dipaksakan turun di turnamen tersebut. Keputusan itu diambil setelah tim pelatih berdiskusi dengan tim fisioterapis.
Ginting sebelumnya mengalami insiden terpeleset saat bertanding di Australia Open pekan lalu. Kondisi tersebut membuat PBSI memilih memberi waktu pemulihan lebih maksimal.
“Setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisinya bersama tim fisioterapis, kami memutuskan untuk menarik Ginting dari Macau Open agar proses pemulihannya bisa lebih maksimal,” ujar Indra dalam keterangannya.
Selain Ginting, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed juga batal ambil bagian di Macau Open 2026. Pemain muda Indonesia itu sedang mengalami flu yang menyebabkan demam.
Indra mengatakan kondisi Ubed tidak memungkinkan untuk bertanding. Tim pelatih tak ingin mengambil risiko dengan memaksanya tampil dalam kondisi tidak prima.
“Untuk Ubed, kondisinya kurang memungkinkan untuk bertanding karena sedang terserang flu yang menyebabkan demam,” kata Indra.
“Dengan mempertimbangkan kondisi kesehatannya, kami memutuskan untuk tidak memaksakan dia tampil di Macau Open dan memberikan waktu untuk pemulihan terlebih dahulu,” tambahnya.
Keputusan tersebut membuat sektor tunggal putra Indonesia kehilangan dua nama penting di Macau Open 2026. Namun, PBSI menempatkan kondisi kesehatan pemain sebagai prioritas utama.
Tim pelatih Pelatnas PBSI bersama tim medis akan terus memantau perkembangan kondisi Ginting dan Ubed. Fokus utama saat ini adalah memastikan proses pemulihan keduanya berjalan optimal.
PBSI ingin Ginting dan Ubed kembali bertanding dalam kondisi terbaik pada turnamen berikutnya. Karena itu, Macau Open 2026 tidak dijadikan ajang untuk mengambil risiko.
Absennya Ginting dan Ubed menjadi kabar kurang menyenangkan bagi pencinta bulu tangkis Indonesia. Namun, keputusan tersebut dinilai penting agar kedua pemain tidak mengalami masalah yang lebih serius.
Macau Open 2026 tetap menjadi ajang penting bagi skuad Merah Putih. Turnamen level Super 300 itu bisa menjadi kesempatan bagi pemain Indonesia lainnya untuk mengumpulkan poin dan menjaga momentum di kalender BWF.
Editor: Abdul Haris