Asal Usul Nama Sirkuit Mandalika, Terinspirasi dari Kisah Legenda Suku Sasak
JAKARTA, iNews.id - Asal usul nama Sirkuit Mandalika jadi hal yang perlu diketahui banyak orang. Sebab, sirkuit yang terletak Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ini kembali menjadi tempat penyelenggaraan MotoGP 2023.
Rencananya, MotoGP 2023 Series Sirkuit Mandalika akan diselenggarakan pada 13-15 Oktober 2023. Berbeda dengan musim sebelumnya, seri ke-15 musim ini diprediksi akan berlangsung dalam kondisi cuaca yang cerah.
Di musim lalu, MotoGP Series Sirkuit Mandalika dimenangkan oleh Miguel Oliveira. Sedangkan dua rider yang berhasil menyusul di tempat kedua dan ketiga adalah Fabio Quartararo dan Johann Zarco.
Sirkuit Mandalika atau dengan nama resminya yakni Pertamina Mandalika International Street Circuit. Sirkuit dengan panjang 4,32 KM ini diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada 12 November 2021.
Melansir berbagai sumber, Jumat (13/10/2023) nama Mandalika terinspirasi dari kisah legenda Suku Sasak. Adapun legenda itu menceritakan tentang Putri Mandalika.
Putri Mandalika adalah anak dari pasangan Raja Tonjang dan Dewi Seranting. Dikisahkan pula jika putri dari kedua pasangan itu memiliki paras yang cantik.
Memiliki paras yang cantik tentu membuat banyak pangeran dari berbagai kerajaan mendatangi Lombok dan ingin mempersunting Putri Mandalika.
Namun kondisi itu rupanya membuat Putri Mandalika tidak senang. Ia takut untuk memilih dan menerima lamaran yang datang kepadanya. Ia menganggap jika memilih salah satu lamaran akan membuat kondisi berpotensi kacau.
Tak lama berselang, Putri Mandalika mengundang semua pangeran yang mempersunting dirinya. Tak lupa dirinya juga turut memanggil rakyat Sasak pada saat itu di Pantai Kuta, Lombok.
Sambil berdiri di atas sebuah batu di pinggir pantai, Putri Mandalika mengumumkan jika ia menerima semua lamaran yang datang kepadanya.
Namun kejadian di luar prediksi justru secara tiba-tiba terjadi. Putri Mandalika melompat dari atas batu di pinggir pantai. Pangeran-pangeran yang mencoba meraih tangannya pada akhirnya tidak mampu menyelamatkannya.
Kejadian mengejutkan terjadi setelah Putri Mandalika jatuh ke laut. Cacing-cacing laut berwarna-warni dengan jumlah banyak muncul.
Tak ayal, sebagian masyarakat Lombok mempercayai jika cacing-cacing laut berwarna-warni tersebut merupakan jelmaan dari Putri Mandalika. Cacing itu dinamakan Cacing Nyale.
Untuk memperingati kematian Putri Mandalika, masyarakat Lombok kerap menyelenggarakan upacara Bau Nyale yang digelar setiap Februari atau Maret setiap tahunnya.
Demikianlah ulasan mengenai asal usul nama Sirkuit Mandalika. Semoga menginspirasi ya!
Editor: Johnny Johan Sompotan