Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Carlos Sainz Sebut Marc Marquez Sebagai Ayrton Senna dari Dunia MotoGP
Advertisement . Scroll to see content

Ban Cepat Tergerus di GP Jepang, Hamilton: Wajar Saja Harus 2 Kali Pit-stop

Senin, 14 Oktober 2019 - 15:32:00 WIB
Ban Cepat Tergerus di GP Jepang, Hamilton: Wajar Saja Harus 2 Kali Pit-stop
Lewis Hamilton (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

SUZUKA, iNews.id – Pembalap tim Formula 1 (F1) Mercedes-AMG Lewis Hamilton mengaku tak kaget ketika harus menjalani dua kali pit-stop saat Grand Prix (GP) Jepang, Minggu (13/10/2019). Akibatnya, dia gagal meraih kemenangan di Sirkuit Suzuka.

Hamilton sempat berencana untuk satu kali pit-stop, sementara rival di depannya, Valtteri Bottas dan Sebastian Vettel, harus mengganti bannya dua kali. Namun, tim Mercedes justru memberikan Hamilton ban dengan kompon medium. Padahal, pembalap asal Inggris itu menilai ban berkompon keras kebih ideal untuk digunakan hingga akhir balapan.

Akibatnya, Hamilton harus kembali mengganti ban dan memberikan gelar juara balapan kepada Bottas.

“Saya tidak terkejut ketika tim memutuskan untuk dua kali pit-stop. Saya sudah menyadarinya ketika mereka memberikan ban dengan kompon medium. Jika mendapat arahan yang tepat, saya yakin ban itu cukup hingga akhir balapan,” kata Hamilton di laman resmi F1.

Pembalap berusia 34 tahun itu menilai suhu lintasan yang cukup panas membuat bola tergerus cukup cepat. Apalagi dia harus berusaha mengejar Vettel. Sayang, Hamilton gagal mengejar Vettel dan harus puas berada di posisi ketiga.

“Tingkat degradasi ban cukup tinggi, sedangkan saya harus bisa mendekati Sebastian dengan segera. Jika ingin mengejar, saya tidak mungkin bisa menggunakan ban yang sama sampai akhir balapan. mungkin situasinya akan berbeda jika saya diinstruksikan untuk mengatasi ban sejak awal,” ujarnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut