Baru Dilantik, POBSI Sumut Langsung Bidik 5 Emas Kejurnas 2026, PON 2028 Targetnya Lebih Gila!
MEDAN, iNews.id –POBSI Sumut langsung memasang target lima medali emas di Kejurnas 2026 setelah kepengurusan periode 2026-2030 resmi dilantik di Hotel Adimulia Medan, Sabtu (8/8/2026). Ambisi itu belum berhenti karena biliar Sumatera Utara juga dibidik menghasilkan delapan emas pada PON XXII 2028 NTB-NTT.
Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumatera Utara periode 2026-2030 dilantik Ketua Harian PB POBSISyafril Nasution yang mewakili Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo. Prosesi ditandai penyerahan bendera pataka kepada HM Hidayat Batubara selaku Ketua Umum sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru.
Dalam kepengurusan tersebut, HM Hidayat Batubara didampingi Ir H Ucok Afriansyah Rambe MM sebagai Ketua Harian. Meidi Budhiparama dipercaya menjadi Sekretaris Umum, sedangkan posisi Bendahara dijabat Alya Haya Anjany Lubis.
Struktur kepengurusan POBSI Sumut juga diperkuat sejumlah bidang yang akan menjalankan program organisasi serta pembinaan prestasi. Syafril berharap kepengurusan baru mampu membawa biliar Sumatera Utara menembus level lebih tinggi.
Modal prestasi Sumut cukup kuat. Pada Kejurnas sebelumnya, Sumatera Utara mampu mengoleksi tiga medali emas dan tiga perak serta menempati peringkat ketiga.
“Harapannya pengurus POBSI Sumatera Utara yang dilantik ini bisa membawa Sumatera Utara kepada jenjang yang lebih baik,” kata Syafril.
POBSI Sumut tidak memiliki banyak waktu untuk menikmati seremoni pelantikan. Ujian pertama kepengurusan baru langsung hadir melalui Kejurnas yang akan berlangsung di Gedung PBC, Jakarta Pusat, pada 5-11 September 2026.
Sumatera Utara akan mengirimkan 16 orang dalam ajang tersebut. Kontingen itu diperkuat 13 atlet putra dan tiga atlet putri yang telah menjalani persiapan selama dua bulan melalui proses seleksi.
HM Hidayat Batubara menegaskan pelantikan bukan sekadar seremoni. Kepengurusan baru membawa komitmen untuk mengangkat prestasi biliar Sumatera Utara lebih tinggi.
“Mesin sudah kita panaskan dalam dua bulan ini melalui seleksi. Tidak ada yang pasti, tetapi insya Allah berdasarkan metode-metode yang sudah kami lakukan, semuanya sudah berada di angka 75 persen ke atas,” katanya.
Dengan persiapan tersebut, Hidayat berani memasang target tinggi. POBSI Sumut membidik lima medali emas pada Kejurnas 2026.
“Kami mohon dukungan dan spirit dari bapak-bapak semua,” ucapnya.
Syafril Nasution juga menyambut positif rencana POBSI Sumut mendorong penyelenggaraan event internasional di Sumatera Utara. Menurutnya, daerah tersebut memiliki fasilitas pendukung memadai, termasuk hotel dan akses penerbangan internasional.
Dia juga menilai struktur kepengurusan POBSI Sumut cukup lengkap, salah satunya dengan keberadaan bidang usaha. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi PB POBSI untuk mendorong olahraga berkembang menjadi sebuah industri.
“Olahraga itu harus menjadi industri. Tidak mungkin olahraga terus seperti ini dan hanya bertumpu kepada pemerintah. Olahraga harus bisa berjalan dan menjadi industri,” tegasnya.
Kadispora Sumut M Mahfullah Daulay yang mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution juga menaruh harapan besar terhadap kepengurusan baru. Dia menilai biliar merupakan olahraga dengan karakter kuat dan pelantikan periode 2026-2030 harus menjadi momentum pembenahan organisasi sekaligus peningkatan prestasi.
Mahfullah meminta POBSI Sumut memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta KONI Sumut. Kolaborasi tersebut terutama diarahkan untuk menyusun program pembinaan menuju PON XXII 2028 NTB-NTT.
“Kami berharap POBSI Sumatera Utara dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan KONI Sumatera Utara untuk meningkatkan prestasi dan perolehan medali, khususnya dalam persiapan menghadapi PON 2028 NTB-NTT,” katanya.
Ketua KONI Sumut Kol (Purn) Hatunggal Siregar menegaskan biliar merupakan salah satu cabang olahraga andalan Sumatera Utara. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, biliar Sumut menyumbangkan enam medali emas, satu perak, dan 10 perunggu.
KONI Sumut pun akan memberikan perhatian terhadap persiapan atlet POBSI Sumut menghadapi Kejurnas 2026. KONI Sumut juga siap melepas keberangkatan kontingen dan Ketua KONI Sumut direncanakan hadir langsung menyaksikan perjuangan atlet di Jakarta.
“Bilamana hasilnya sesuai target, yakni juara umum atau memperoleh lima medali emas Kejurnas, kami akan hadir langsung memberikan support karena ini membawa nama Sumatera Utara,” ujarnya.
KONI Sumut tidak memberikan target khusus untuk Kejurnas 2026. Namun, sasaran jauh lebih tinggi sudah dipasang untuk PON XXII 2028 NTB-NTT.
“Tetapi untuk PON 2028 nanti kami targetkan delapan medali emas,” tegasnya.
Editor: Abdul Haris