Belum Dimentori Taufik Hidayat, Jonatan Christie Babak Belur di Awal Tahun 2024
JAKARTA, iNews.id – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, babak belur di awal tahun 2024. Ternyata, dia mengaku belum dimentori tunggal putra legendaris Indonesia, Taufik Hidayat.
Dalam tiga turnamen yang diikuti, Jojo – sapaannya – gagal bawa pulang trofi. Dia tersingkir di babak 32 besar Indonesia Masters 2023 yang berlangsung pada Rabu (24/1/2024) siang WIB di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Dia tumbang di tangan wakil China, Lu Guang Zu, lewat rubber game berdurasi 78 menit dengan skor 21-19, 19-21 dan 19-21.
Hasil minor itu memperpanjang catatan buruk pemain ranking enam dunia tersebut di awal tahun ini. Pasalnya, dalam dua turnamen sebelumnya di Malaysia Open dan India Open 2024, dia masing-masing kalah di babak 32 dan 16 besar.
Kondisi tersebut jelas tak apik bagi Jonatan dalam upayanya mengamankan tiket ke Olimpiade Paris 2024 walau saat ini dia masih berada di zona aman.
MNCTV Tayangkan 4 Pertandingan Daihatsu Indonesia Masters 2024, Jonatan Christie Hadapi Lu Guangzu di babak 32 Besar
Babak kualifikasi Olimpiade Paris 2024 semakin dekat untuk ditutup. Namun, dia mengaku sampai saat ini belum dimentori Taufik Hidayat.
PBSI telah mengutus Taufik Hidayat sejak awal Januari lalu sebagai mentor dalam Tim Adhoc yang mereka bentuk untuk membantunya memperbaiki performa jelang pesta olahraga terakbar di dunia tersebut.
Hasil India Open 2024: Jonatan Christie Tersingkir usai Dikalahkan Lee Zii Jia
Namun ternyata, sampai akhir Januari ini Jojo belum mulai dimentori oleh Taufik. Padahal, babak kualifikasi Olimpiade Paris 2024 akan ditutup sekira tiga bulan lagi, tepatnya pada akhir April mendatang.
“Jujur, saya belum bertemu dengan Aa Taufik setelah dia diputuskan jadi mentor tunggal putra. Belum ada juga sesi pertemuan mungkin karena belum ada waktunya juga emarin saya libur terus latihan seminggu dan langsung mulai bertanding lagi sampai sekarang, belum ada waktu yang tepat saja,” kata Jojo dalam konferensi pers pasca laga, Rabu (24/1/2024).
Jonatan Christie Bongkar Resep Jitu Lolos ke 16 Besar India Open 2024, Begini Pengakuannya
Kendati demikian, Jonatan menilai selepas Indonesia Masters 2024 kemungkinan bakal ada pertemuan dengan Taufik. Dia pun berharap, sebagai mentor, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu bisa memberi dampak positif bagi pemain tunggal putra yang diproyeksikan mentas di Paris 2024.
“Mungkin setelah ini ada sesi-sesi pertemuan dengan beliau. Saya harap beliau juga bisa membantu saya pribadi maupun teman teman di tim tunggal putra,” ucap pemain berusia 26 tahun itu.
Soal kekalahannya dari Lu Guang Zu, Jojo menilai dirinya kaget dengan kondisi shuttlecock yang berubah-ubah di setiap gimnya. Alhasil, dia kesulitan untuk menerapkan strateginya dengan baik, terutama di gim kedua dan ketiga.
“Set pertama memang bisa menerapkan strategi sesuai yang disiapkan dan berjalan dengan baik juga. Beberapa kali Guang Zu cukup kesulitan dengan strategi saya,” jelas pemain jebolan PB Tangkas itu.
“Tapi di set dua, saya enggak mengira bahwa tadi bolanya cukup agak berubah. Begitu juga set tiga berubah lagi. Saya rasa itu cukup berpengaruh. Tadi juga saya pikir kondisi lapangan dua menang angin, tapi ternyata pas set ketiga ternyata bukan menang angin, tapi shuttlecocknya ntah dari slop yang berbeda atau gimana, tapi terlihat ada perbedaan,” pungkasnya.
Editor: Abdul Haris