Bikin Netizen Heboh, Marc Marquez Salah Tulis Jakarta saat Tiba di Bandara Soekarno Hatta
TANGERANG, iNews.id – Pembalap MotoGP, Marc Marquez menjadi sorotan netizen Indonesia. Dia salah menuliskan kata 'Jakarta' saat tiba di Bandara Soekarno Hatta.
Marc Marquez mengunggah foto tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, pada Minggu (13/2/2022) malam WIB. Dia lantas menulis keterangan foto ‘Yakarta’ di media sosialnya @marcmarquez93.
“Yakarta #airport,” tulis Marquez lewat unggahan di Twitter dan Instagram.
Sontak saja unggahan itu membuat heboh netizen Indonesia terutama dari kalangan penggemarnya. Yang menarik, beberapa netizen berusaha mengoreksi penulisan Marquez.
Tim VR46 Berpisah dengan Sirkuit Mandalika, Netizen: Ajak Valentino Rossi Bulan Depan
“Btw, itu JAKARTA bukan YAKARTA,” tulis @sintiadevi93.
“Jakarta bos bukan yakarta,” tulis @dannyjanulian.
Mobil F1 Rakitan Warga Lokal Curi Perhatian Ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika
Sebetulnya, tidak ada yang salah dengan tulisan pembalap Tim Repsol Honda itu. Sebab, Marquez menulis Jakarta sesuai ejaan dalam Bahasa Spanyol.
Viral Marc Marquez Asyik Makan Gorengan di Mandalika, Komentar Netizen Bikin Ngakak
![]()
Baca JugaPembalap MotoGP Bisa Cicipi Pepes Nyale, Kepala Dispar: Marc Marquez Kudu Mencobanya
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Marc Márquez (@marcmarquez93)
Jika dibaca dengan Bahasa Spanyol, maka Yakarta menjadi Jakarta. Jadi, apa yang ditulis Marc Marquez itu sudah benar.
Lantas, buat apa Marquez ke Jakarta? Besar kemungkinan dia hanya transit sembari menunggu penerbangan lanjutan menuju Barcelona, Spanyol.
Memang, tidak ada penerbangan internasional langsung dari Bandara Zainudin Abdul Madjid, Lombok. Maka, Marquez dan segenap rombongan MotoGP yang baru saja selesai mengikuti tes pramusim di Sirkuit Internasional Mandalika, hampir pasti transit di Jakarta.
Itu pun, mereka tidak langsung terbang menuju negara asalnya. Sebagian besar transit di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), untuk kembali ganti pesawat ke Spanyol atau berbagai tujuan lainnya.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya