Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marc Marquez Angkat Level Tim, Franco Morbidelli Akui Keuntungan Ducati
Advertisement . Scroll to see content

Bos VR46 Blak-blakan Akui Kalah Kelas dari Gresini

Senin, 19 Januari 2026 - 22:45:00 WIB
Bos VR46 Blak-blakan Akui Kalah Kelas dari Gresini
Pertamina Enduro VR46 Racing Team siap bersaing pada MotoGP 2026. (Foto: IG @vr46racingteam)
Advertisement . Scroll to see content

BOLOGNA, iNews.id – Bos VR46 Racing Team Uccio Salucci terang-terangan mengakui timnya kalah level dari Gresini Racing dalam persaingan tim satelit Ducati. Pengakuan jujur ini langsung menyita perhatian jelang MotoGP 2026.

VR46 dan Gresini sama-sama berstatus tim satelit Ducati dan tampil kompetitif dalam beberapa musim terakhir. Namun, hasil di lintasan menunjukkan Gresini berada satu langkah di depan dibanding tim milik Valentino Rossi tersebut.

Perbedaan performa paling mencolok terlihat pada MotoGP 2025. Pembalap Gresini Alex Marquez tampil konsisten sepanjang musim dan menutup kompetisi sebagai runner-up klasemen akhir.

Alex Marquez bahkan menjadi pesaing utama Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia. Konsistensi itu membuat Gresini dipandang sebagai tim satelit terkuat Ducati saat ini.

Salucci tidak menutupi kenyataan tersebut. Tangan kanan Valentino Rossi itu menilai Gresini unggul dari sisi kematangan proyek dan pengalaman tim.

“Sederhananya, mereka memang lebih baik. Tim dan para pembalapnya lebih baik. Proyek mereka berbeda, mereka lebih matang,” kata Salucci, dikutip dari Motosan, Minggu (18/1/2026).

Alih-alih mencari pembenaran, Salucci menegaskan VR46 memilih bersikap realistis dan belajar dari rivalnya sesama tim satelit Ducati.

“Tapi tidak perlu banyak alasan, mereka memang lebih baik, titik. Kami harus menjadikan mereka sebagai acuan dan belajar dari mereka,” sambungnya.


Keyakinan VR46 dengan Motor Ducati Terbaru

Selain membahas rivalitas, Salucci juga menyinggung kesiapan teknis VR46 menghadapi MotoGP 2026. Dia optimistis Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio bisa tampil kompetitif dengan Ducati Desmosedici.

Menurut Salucci, perbedaan spesifikasi motor Ducati dari tahun ke tahun kini semakin tipis. Evolusi teknis membuat label GP24, GP25, atau GP26 tidak lagi terlalu signifikan di lintasan.

“Sekarang sudah sulit membedakan 24, 25, 26, atau 27. Motor-motor ini adalah evolusi satu sama lain,” jelas Salucci.

Salucci menegaskan VR46 memilih menggunakan paket terbaik dari berbagai pengembangan Ducati, terlepas dari penamaan versi motornya.

“Kami mengambil apa pun yang bekerja paling baik, dan jika itu lebih baik dari yang lain, bagus, meskipun tidak disebut GP26,” ujarnya.

Salucci mengungkap Franco Morbidelli akan memakai motor dengan spesifikasi akhir musim, disesuaikan dengan komponen yang paling efektif.

“Franco akan menggunakan motor versi akhir musim. Jika ada komponen berbeda, saya tidak akan menyebutnya GP24, itu hanya karena motor tersebut bekerja lebih baik,” kata dia.

Bos VR46 itu menutup pernyataannya dengan keyakinan penuh terhadap dukungan Ducati dan potensi timnya di MotoGP 2026.

“Kami akan memiliki motor dengan performa tinggi, dan jika digunakan dengan benar, itu adalah motor yang bisa bersaing di balapan setiap Minggu. Saya juga ingin menegaskan terima kasih kepada Ducati, karena mereka benar-benar memberi kami segalanya,” pungkas Salucci.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut