Brasil U23 ke Final Olimpiade Tokyo usai Singkirkan Meksiko U23 Lewat Adu Penalti
TOKYO, iNews.id- Tim Nasional Brasil U23 melenggang ke final Olimpiade Tokyo 2020 usai mengalahkan Meksiko U23. Brasil menang lewat adu penalti.
Duel berlangsung di Stadion Kashima, Selasa (3/8/2021). Tim Samba Muda harus bermain imbang 0-0 dengan Meksiko hingga akhir babak tambahan.
Akhirnya Brasil menang adu penalti 4-1. Brasil kini menunggu pemenang duel Jepang U23 vs Spanyol U23.
Jalannya Pertandingan
Bingung Jawab! Ini Ekspresi Greysia Polii Diminta Presiden IOC Main Lagi di Olimpiade 2024
Brasil langsung gencar menyerang sejak peluit babak pertama pertanda mulainya pertandingan ditiupkan. Dani Alves dan timnya terlihat menguasai permainan di 20 menit pertama.
Pada menit ke-28, Brasil U23 sempat diberikan hadiah penalti. Namun penalti tersebut dianulir setelah wasit mengecek lewat VAR. pertandingan pun berlanjut dan membuat kondisi memanas. Terlihiat di menit ke30 Richarlison berselisih dengan pemain Meksiko U23, Cordova.
7 Kehebatan Bismillah, Diucapkan Apriyani Rahayu Saat Raih Emas Olimpiade Tokyo
Kedua tim saling jual beli serangan, Meksiko U-23 berkali kali mendapat peluangnamu belum ada yang berbuah gol. Di menit ke-45, Uriel Antuna, melakukan tendangan jarak yang dekat, namun sayang harus gagal. Hingga turun minum, skor masih tetap imbang 0-0.
Berlanjut pada babak kedua, kedua tim tetap memberikan serangan demi serangan. Menampilkan permainan keras yang menjadi ciri khas sepak bola Amerika Latin. Hal tersebut terlihat dari pelanggaran demi pelanggaran yang dilakukan selama pertandingan.
Deretan Hadiah Atlet Filipina Peraih Emas Olimpiade, dari Uang sampai Bensin Gratis Seumur Hidup
Meskipun saling memberikan serangan, belum ada yang mengancam gawang kedua tim. Skor tetap tidak berubah hingga menit ke-70. Lagi-lagi bintang Everton, Richarlison, terlibat perselisihan dengan pemain Meksiko U23.
Peluang emas Brasil U23 tercipta di menit ke-82. Dani Alves melakukan umpan silang yang brhasil di sundul oleh Richarlison, namun sayang sundulan tersebut mengenai tiang gawang.
Hingga peluit pnjang dibunyikan, kedua tim masih belum bisa menciptakan gol, skor imbang 0-0. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan dengan babak tambahan waktu.
Babak Tambahan:
Kedua tim tetap bermain saling menyerang di awal babak tambahan waktu pertama. Baik Meksiko U23 dan Brasil U23 selalu memberikan serangan di jantung pertahanan masing-masing, namun belum ada juga yang berhasil mencetak gol.
Meksiko U23 beberapa kali mendapatkan peluang, padda menit ke-95, Henry Martin melakukan melalui sundalannya namun terlalu tinggi dari mistar gawang. Kemudian di menit ke-104, pemain Brasil U23, Arana melakukan tendanggan keras dari luar kotak penalti namun melebar ke kanan gawang.
Brasil U23 mendapatkan peluang di menit ke-107 lewat tendangan bebas Dani Alves, namun bola melambung tinggi. Brasil U-23 mendominasi di babak tambahan waktu kedua ini.
Kali ini giliran Selandia Baru U23 yang berhasil memberikan seranagan di jantung pertahanan Jepang U23 pada awal perrtandingan. Kedua tim saling melakukan serangan untuk menciptakan gol.
Pertandingan mulai berjalan imbang, pasalnya kedua tim mulai menurunkan temponya. Hingga akhir babak tambahan waktu kedua, skor tetap 0-0, pertandingan dilanjutkan dalam babak adu penalti.
Adu penalti:
Pada drama adu penalti tersebut, Brasil U23, berhasil menang dengan skor 4-1 atas Meksiko U23.
Susunan pemain:
Meksiko U23 (4-2-3-1): G. Ochoa, Jesus Alberto Angulo (A. Mora 98’), J. Vasquez, C. Montes, V. Lorona, F. Cordova (Jesus Ricardo Angulo 77’), J. Esquivel (C. Rodriguez 46’), L. Romo, E.Vega (R. Alvarado 92’), H. Martin (E. Aguirre 99’), U. Antuna (D. Lainez 62’).
Cadangan: E. Aguirre, R. Alvarado, Jesus Ricardo Angulo, D. Lainez, L. Malagon, A. Mora, C. Rodriguez.
Pelatih: Jaime Arturo Lozano Espín
Brasil U23 (4-4-2): A. Santos, Guilherme Arana, Diego Carlos, Nino, Dani Alves, Claudinho (Reinier 72’), Douglas Luiz (M. Henrique 115’), Bruno Guimaraes, Antony (Malcom 92”), Richarlison, Paulinho (Gabriel Martinelli 67’).
Cadangan: Reinier, Gabriel Martinelli, G. Menino, Brenno, Ricardo Graca, Malcom, M. Henrique.
Pelatih: Andre Jardine
Editor: Ibnu Hariyanto