Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025, Ada 4 Abroad!
Advertisement . Scroll to see content

CdM Indonesia: Kabar 2 Cabor Dihapus dari SEA Games 2021 itu Hoax

Kamis, 05 Mei 2022 - 16:02:00 WIB
CdM Indonesia: Kabar 2 Cabor Dihapus dari SEA Games 2021 itu Hoax
Ferry Kono buka suara terkait penghapusan dua nomor cabang olahraga (cabor) di turnamen multievent terakbar di Asia Tenggara itu. Dia menyebut kabar itu hoax. (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Chief demission (CdM) Kontingen Indonesia di SEA Games 2021 Ferry Kono buka suara terkait penghapusan dua nomor cabang olahraga (cabor) di turnamen multievent terakbar di Asia Tenggara itu. Dia menyebut kabar itu hoax.

Belum lama ini tersebar kabar ada dua cabor yang akan dihapus di SEA Games 2021 karena sepi peserta. Dua cabor itu ialah angkat besi putri dan tolak peluru.

Padahal, Tim Merah-Putih berpeluang besar untuk mendapatkan medali dari nomor angkat besi putri. Pasalnya, terdapat sejumlah pemain berprestasi seperti Windy Cantika Aisyah yang mendapatkan medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Menanggapi itu, Ferry menegaskan itu merupakan berita bohong alias hoax. Ferry mengatakan tidak ada pembahasan mengenai masalah tersebut pada Delegation Registration Meeting (DRM).

“Tidak ada pembahasan tersebut dalam DRM jadi itu kabar hoax,” kata Ferry dikutip dari rilis Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Kamis (5/5/2022).

Ferry juga menjelaskan mengenai status nomor tolak peluru putri, yang juga dikabarkan terancam terhapus karena kekurangan peserta. Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal NOC Indonesia itu menyebutkan untuk tolak peluru putri masih dalam tahap pembahasan dengan pihak penyelenggara.

“Dalam aturan SEAGF, tolak peluru putri itu bisa dimainkan jika ada tiga atlet. Namun, technical handbook (THB) tertulis tiga negara. Dalam DRM (Delegation Registration Meeting) kemarin ada 3 atlet dari dua negara, yaitu Thailand dan Indonesia untuk tolak peluru putri, sehingga ini masih dalam tahap pembahasan,” kata Ferry.

Ferry menegaskan saat ini pihaknya tengah memaksimalkan jalur diplomasi, baik ke SEAGF serta NOC Vietnam. Ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan nomor tolak peluru putri di SEA Games 2021.

Indonesia sudah memiliki  atlet yang dipersiapkan di nomor tolak peluru putri. Adalah Eki Erawati Febri, pemegang rekor nasional di Kejuaraan Nasional 2017 dengan Catatan waktu 15,60 meter. Dia juga merupakan peraih medali emas SEA Games 2017 Kuala Lumpur dan pemilik perak di SEA Games 2019 Manila.

“NOC Indonesia masih berjuang karena hingga saat ini kami dan Thailand juga belum menerima surat resmi. Kami meminta tolak peluru putri tetap dimainkan karena secara regulasi sudah ada tiga atlet telah berlatih dan siap berlaga, sehingga atas dasar sportmanship nomor ini tetap harus dimainkan,” ujar Ferry.

Ferry menambahkan sudah berkoordinasi dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk berjuang bersama. Saat ini, kata Ferry, PB PASI juga sudah berkomunkasi ke federasi atletik kontinental perihal hal ini serta meminta Federasi Nasional (NF) atletik Vietnam untuk tetap menurunkan atlet di nomor tolak peluru putri.

“Segala usaha akan kami coba untuk memperjuangkan agar tolak peluru putri tetap dapat dimainkan dan atlet kita, Eki dapat tampil di Vietnam,” tuturnya.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut