Comeback Mario Aji Nyaris Diwarnai Petaka, Bersyukur Tak Cedera Lagi di Moto2 Inggris 2026
SILVERSTONE, iNews.id – Comeback Mario Aji di Moto2 Inggris 2026 nyaris diwarnai petaka setelah pembalap Indonesia itu mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi Q2, sehari sebelum balapan di Sirkuit Silverstone. Baru kembali dari cedera panjang akibat retak tulang leher, Mario akhirnya bisa bernapas lega karena mampu menyelesaikan balapan tanpa mengalami cedera baru.
Mario menuntaskan balapan Moto2 Inggris 2026 pada Minggu (9/8/2026) di posisi ke-22. Hasil tersebut memang belum sesuai harapan, tetapi keselamatannya menjadi hal paling penting setelah melewati akhir pekan yang penuh risiko.
“Hal yang paling syukuri adalah bisa menyelesaikan balapan tanpa cedera baru,” ujar Mario dikutip dari laman Honda Racing, Senin (10/8/2026).
Mario memulai balapan dari posisi ke-18. Posisi tersebut didapat setelah dia terlibat benturan dengan pembalap Momoven Idrofoglia RW Racing Team, Zonta van den Goorbergh, pada sesi kualifikasi.
Insiden itu sempat memunculkan kekhawatiran karena GP Inggris menjadi balapan pertama Mario setelah absen panjang. Sebelumnya, cedera retak tulang leher membuat dia harus melewatkan GP Catalunya, Italia, Hungaria, Ceko, dan Belanda.
Mario pada akhirnya dinyatakan dalam kondisi bugar untuk mengikuti balapan di Silverstone. Meski belum mampu bersaing di barisan depan, pembalap Honda Team Asia tersebut berhasil menyelesaikan seluruh perlombaan.
Rekan setim Mario, Taiyo Furusato, juga mengalami akhir pekan yang sulit. Furusato terjatuh pada sesi kualifikasi Q1 sehingga harus memulai balapan dari posisi ke-28.
Furusato akhirnya finis di posisi ke-23, tepat satu tempat di belakang Mario. Honda Team Asia pun berhasil membawa kedua pembalapnya menyelesaikan balapan meski mengalami masalah sejak sesi kualifikasi.
Mario memberikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang bekerja keras memperbaiki motornya dan motor Furusato. Kerja tersebut membuat kedua pembalap masih bisa turun dalam perlombaan.
“Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa. Di Aragon, saya akan berjuang demi hasil yang jauh lebih baik dan memberikan hasil bagus kepada tim,” tutur Mario.
Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama mengakui balapan di Silverstone berjalan rumit. Dia juga tidak menutupi rasa tidak puas terhadap hasil akhir Mario dan Furusato.
Namun, Aoyama memahami situasi yang dihadapi kedua pembalapnya. Mario baru kembali setelah menjalani pemulihan cedera panjang, sedangkan Furusato menghadapi kesulitan setelah kecelakaan pada sesi kualifikasi.
“Bagi kami, sangat penting kedua pembalap dapat berkompetisi dan finis,” ujar Aoyama.
Fokus Mario kini beralih menuju Moto2 GP Aragon 2026 yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026. Setelah berhasil melewati comeback di Silverstone tanpa cedera baru, dia bertekad mendapatkan hasil jauh lebih baik pada seri berikutnya.
Editor: Abdul Haris