Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Takluk dari Malaysia di Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2026. Bentrok Thailand di Perempat Final
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Korona, BWF Tunda 4 Turnamen Besar Setelah All England 2020

Sabtu, 14 Maret 2020 - 10:52:00 WIB
Dampak Korona, BWF Tunda 4 Turnamen Besar Setelah All England 2020
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi menunda empat turnamen besar yang akan digelar setelah All England 2020. (Foto: Playo)
Advertisement . Scroll to see content

BIRMINGHAM, iNews.id – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi menunda empat turnamen besar yang akan digelar setelah All England 2020. Keputusan ini diambil sebagai pencegahan terhadap wabah virus korona.

Kejuaraan yang ditunda adalah Swiss Open, India Open, Malaysia Open, dan Singapore Open. Agenda tersebut seharusnya berlangsung dari 17 Maret hingga 12 April 2020.

“Virus korona yang sudah mewabah secara global membuat BWF berdiskusi degan asosiasi anggota tuan rumah kejuaraan dan federasi bulutangkis tiap negara, untuk menunda turnamen setelah All Egland di Birmingham,” bunyi pernyataan BWF.

“BWF juga sangat mempertimbangkan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan semua atlet, rombongan mereka, ofisial, dan komunitas bulutangkis secara umum,” lanjut pernyataan tersebut.

Untuk All England, BWF masih tetap menggelarnya karena berbagai alasan. Salah satunya turnamen bulutangkis tertua di dunia itu sudah mendapat izin langsung dari pemerintah setempat.

“Pemerintah Inggris mengeluarkan izin pada Jumat pagi untuk melanjutkan turnamen. Badminton Inggris tetap yakin sudah menyiapkam protokol tepat sebelum dan selama acara yang akan meminimalisisai potensi risiko penyebaran virus,” tulis BWF.

Tak hanya empat turnamen besar, beberapa kejuaraan kecil juga mengalami penundaan. Contohnya Vietnam International Challenge 2020, Canadian International Challenge 2020, dan Osaka International Challenge 2020. Bahkan Poland Open 2020 terpaksa ditiadakan karena ancaman virus korona.

Editor: Bagusthira Evan Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut