Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jafar/Felisha Dicoret dari Japan Open 2026, Indonesia Kehilangan Andalan Ganda Campuran
Advertisement . Scroll to see content

Debut di Japan Open 2026, Ubed Langsung Ditantang Rasmus Gemke

Senin, 13 Juli 2026 - 18:52:00 WIB
Debut di Japan Open 2026, Ubed Langsung Ditantang Rasmus Gemke
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Moh Zaki Ubaidillah tidak sabar menjalani debutnya dalam turnamen BWF World Tour Super 750, Japan Open 2026. Tunggal putra Indonesia yang akrab disapa Ubed itu bertekad mengharumkan nama Merah Putih meski langsung menghadapi lawan berpengalaman pada pertandingan pertama.

Japan Open 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14-19 Juli. Turnamen bergengsi tersebut menyediakan total hadiah 950.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp17,1 miliar.

Kesempatan tampil di Japan Open terasa istimewa bagi Ubed. Juara Thailand Masters 2026 itu untuk pertama kalinya akan bertanding dalam turnamen level Super 750 sepanjang kariernya.

“Alhamdulillah senang bisa tampil di Japan Open, apalagi ini Super 750 pertama saya,” kata Ubed dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).


Target Ubed Akhirnya Terwujud

Ubed sejak awal 2026 memasang target untuk menembus turnamen BWF World Tour level Super 750 dan Super 1000. Keikutsertaannya di Japan Open membuat salah satu target tersebut akhirnya tercapai.

“Karena memang tahun ini saya targetkan diri saya bisa main di 750 sama 1000 dan akhirnya bisa mencapai target. Pastinya tantangannya lebih besar dan lebih berat lagi karena sudah bertemu banyak pemain top,” ujarnya.

Namun, debut Ubed tidak akan berjalan mudah. Dia dijadwalkan menghadapi wakil Denmark, Rasmus Gemke, yang memiliki pengalaman lebih panjang dalam persaingan bulu tangkis level dunia.

Ubed menjadikan kesiapan mental dan semangat bertanding sebagai perhatian utama menjelang laga tersebut. Dia memahami tekanan dalam turnamen Super 750 jauh lebih besar karena mayoritas peserta merupakan pemain-pemain papan atas.

“Pasti kalau dari saya, terutama mental dan semangatnya tidak boleh kendur. Harus bisa mengontrol diri juga karena pastinya tidak mudah bertemu pemain senior. Semoga bisa menampilkan yang terbaik dan bisa menjalani apa yang sudah saya siapkan sebelumnya,” tutur Ubed.

Selain mempersiapkan mental, Ubed telah mencoba beradaptasi dengan kondisi arena pertandingan. Berdasarkan pengamatannya, lapangan tidak memiliki banyak embusan angin dan kecepatan kok tergolong normal.

“Kondisi lapangan tidak ada angin sama sekali dan laju bolanya normal. Saya siap untuk laga pertama,” ucapnya.

Japan Open 2026 menjadi kesempatan bagi Ubed untuk menguji kemampuan di level yang lebih tinggi. Penampilannya melawan Gemke juga akan menjadi tolok ukur kesiapan dia bersaing dengan para pemain senior dalam turnamen elite BWF.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut