Deloitte Runify 2026 Tembus 600 Peserta, Galang Dana Rp170 Juta untuk Pendidikan
JAKARTA, iNews.id - Deloitte Runify 2026 berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp170 juta dari partisipasi lebih dari 600 peserta di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Dana tersebut dihimpun melalui penjualan tiket dan donasi untuk mendukung pendidikan pelajar dari kelompok masyarakat kurang mampu.
Deloitte Runify 2026 digelar dengan dua pilihan jarak, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer. Pesertanya datang dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan Deloitte, klien, mitra, hingga anggota komunitas.
Rute lari dalam kegiatan tersebut melintasi kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta. Para peserta tidak hanya mengikuti aktivitas olahraga bersama, tetapi juga ikut dalam kegiatan yang membawa misi sosial dan lingkungan.
Dana lebih dari Rp170 juta hasil Deloitte Runify 2026 akan dialokasikan untuk program pendidikan bagi pelajar dari kelompok masyarakat kurang mampu. Penggalangan dana ini menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan yang menggabungkan olahraga dengan kontribusi sosial.
Indonesia Leader sekaligus Presiden Direktur PT Deloitte Konsultan Indonesia, Brian Indradjaja, menilai tingginya antusiasme peserta memperlihatkan olahraga dapat menjadi sarana untuk memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
Dia mengatakan dirinya bangga melihat dampak Deloitte Runify bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
"Tahun ini, kami ingin kegiatan ini mencerminkan arah Indonesia ke depan, yaitu masa depan yang ditandai oleh teknologi, keberlanjutan, dan tujuan bersama,” kata Brian dalam keterangannya.
Deloitte Runify 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian Impact Month 2026. Dalam rangkaian tersebut, lima charity runners dari Deloitte secara bersama-sama menempuh jarak hingga 1.038 kilometer sepanjang bulan.
Aspek lingkungan turut menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Deloitte Runify 2026. Deloitte menggandeng Jejakin untuk mengukur jejak karbon yang berasal dari aktivitas peserta, transportasi, hingga operasional kegiatan.
Upaya pengurangan limbah juga dilakukan melalui pengumpulan limbah elektronik atau e-waste dari karyawan Deloitte. Limbah tersebut kemudian diolah bersama Olah Plastic untuk digunakan kembali dalam berbagai elemen acara.
Hasil pengolahan e-waste tersebut dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan, termasuk medali finisher, elemen panggung, dinding foto, serta instalasi seni. Langkah ini membuat material yang sudah tidak digunakan kembali memiliki fungsi dalam penyelenggaraan acara.
Selain itu, sebanyak 50 karyawan Deloitte mengikuti lokakarya upcycling. Dalam kegiatan tersebut, mereka mengubah keyboard komputer yang sudah tidak digunakan menjadi gantungan kunci.
Growth Leader Deloitte Indonesia, Balim, mengatakan keterlibatan langsung karyawan menjadi salah satu cara untuk mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Menurut dia, aksi keberlanjutan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Keberlanjutan menjadi bermakna ketika diwujudkan dari niat menjadi tindakan. Melalui Impact Month 2026, karyawan kami menunjukkan bagaimana kreativitas, kolaborasi, dan berbagai pilihan kecil dalam keseharian dapat menciptakan dampak yang lebih besar,” ujar Balim.
Melalui Deloitte Runify 2026, kegiatan olahraga, penggalangan dana, dan kepedulian terhadap lingkungan berjalan dalam satu rangkaian. Lebih dari 600 peserta ikut berlari, sementara dana lebih dari Rp170 juta diarahkan untuk mendukung akses pendidikan bagi pelajar dari kelompok masyarakat kurang mampu.
Editor: Reynaldi Hermawan