Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erick Thohir Kecam Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Ancam Pelaku Sanksi Seumur Hidup!
Advertisement . Scroll to see content

Desak Made Tak Bisa Berkata-Kata usai Kalah 0,006 detik di Panjat Tebing Olimpiade 2024

Rabu, 07 Agustus 2024 - 21:46:00 WIB
Desak Made Tak Bisa Berkata-Kata usai Kalah 0,006 detik di Panjat Tebing Olimpiade 2024
Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, tersingkir menyakitkan di perempat final nomor speed putri cabang olahraga (cabor) panjat tebing Olimpiade Paris 2024. (foto: EPA)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id- Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, tersingkir menyakitkan di perempat final nomor speed putri cabang olahraga (cabor) panjat tebing Olimpiade Paris 2024. Dia sampai tak bisa berkata-kata;

Desak harus menerima kenyataan pahit kalah di perempat final Olimpiade 2024 yang berlangsung pada Rabu (7/8/2024) petang WIB di Le Bourget Climbing Venue, Paris, Prancis. Dia kalah dengan waktu yang begitu tipis, yakni hanya 0,006 detik saja dari lawannya, Deng Lijuan, dari China.

Padahal, catatan waktu 6,369 detik yang dibukukannya merupakan angka terbaik alias personal best dalam kariernya. Sayangnya, Deng juga mampu memecahkan rekor pribadinya dengan waktu 6,363 detik.

Oleh karena itu, Desak tak bisa berkata-kata meratapi kekalahannya yang sangat ketat itu. Sebab, juara dunia 2023 itu sudah menampilkan performa terbaik, bahkan dalam kariernya, tetapi masih belum cukup untuk membawanya ke semifinal.

"Saya enggak tahu mau ngomong apa lagi. Saya tadi sudah cepat, tapi lawan saya akui lebih cepat. Saya akan berjuang lagi di Los Angeles 2028," kata Desak dikutip dari rilis Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rabu (7/8/2024).

Di sisi lain, kompatriotnya, Rajiah Sallsabillah, meraih hasil yang lebih baik. Dia mampu melesat hingga ke semifinal sebelum akhirnya dikalahkan juga oleh Deng dengan waktu 6,41 detik berbanding 6,38 detik.

Pada akhirnya, Rajiah harus puas finis di peringkat keempat saja dalam Olimpiade Paris 2024. Pasalnya, dalam laga perebutan medali perunggu kontra wakil Polandia, Aleksandra Kalucka, dirinya terpeleset sehingga hanya mengoleksi waktu di angka 8,24 detik, yang terpaut jauh dari lawannya yang berada di angka 6,53 detik.

Dengan hasil tersebut, Indonesia gagal membawa pulang satu pun medali dari nomor speed putri cabor panjat tebing. Padahal, Tim Merah-Putih mengharapkan bisa meraih medali tambahan dari nomor ini.

Kendati demikian, masih ada Veddriq Leonardo yang akan turun membela Indonesia di nomor speed putra cabor panjat tebing. Dia akan bertarung di babak perempat final pada Kamis (8/8/2024).

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, terima kasih atas dukungan dan doanya untuk tim panjat tebing Indonesia. Terus dukung kami, besok masih ada Bang Veddriq, semoga bisa naik podium tertinggi di Olimpiade," pungkas Desak.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut