Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Skor Persik vs Arema FC di Super League 3-2, Macan Putih Terkam Singo Edan
Advertisement . Scroll to see content

Di Usia 62, Pebulu Tangkis AS Ini Masih Main di Kejuaraan Dunia BWF

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:53:00 WIB
Di Usia 62, Pebulu Tangkis AS Ini Masih Main di Kejuaraan Dunia BWF
Mathew Fogarty (Foto: NBC Sports)
Advertisement . Scroll to see content

BASEL, iNews.id – Di usia 62 tahun, pebulu tangkis Amerika Serikat (AS) Mathew Fogarty masih berkompetisi di level elite sekelas Kejuaraan Dunia BWF di Basel, Swiss yang digelar mulai Senin (19/8/2019).

Pria bertinggi 190 cm itu merupakan spesialis ganda campuran bersama Isabel Zhong. Menurut OlyMADMen, dia menjadi atlet olimpiade tertua AS di cabang olahraga apapun sejak St Louis 1904 Games.

“Saya bermain karena saya bisa, dan saya seorang dokter. Saya pikir olahraga adalah bagian yang sangat penting dari kesehatan dan kebugaran masyarakat," kata Fogarty, dikutip NBC Sports.

Fogarty telah bermain secara kompetitif sejak usia 7 tahun. Namun, atlet bukanlah profesi utamanya. Jika tak bertanding, dia adalah seorang psikoanalis yang berbasis di Los Angeles.

“Saya akan berhenti main bulu tangkis ketika saya tidak lagi lolos kualifikasi. Masih ada peluang, dan saya suka olahraga ini. Saya akan terus melakukan yang terbaik yang saya bisa,” ucapnya.

Sayang, langkah Fogarty bersama Zhong terhenti pada putaran pertama. Mereka dikalahkan pasangan Ukraina Valeriy Atrashchenkov/Yelyzaveta Zharka 21-9, 21-10 hanya dalam tempo 23 menit, Senin (21/8/2019).

Meski begitu, penampilannya kali ini lebih kompetitif ketimbang aksinya dalam dua edisi terakhir. Pada 2018, bersama Zhong, dia kandas 21-6, dan 21-4. Pada 2017, bersama mitra lainnya, dia kalah  21-2, dan 21-4.

Berdasarkan profil Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), satu-satunya kemenangan Fogarty di level internasional datang melalui keputusan walkover atau satu kali lawannya mundur setelah tiga poin.

Turnamen terakhir yang dimenangkannya adalah Colombia International pada 2011 lalu, dan ranking tertinggi dalam ganda campuran sepanjang karier-nya adalah 32.

Fogarty dan Zhong berpasangan karena mereka adalah bagian dari Klub Bulu Tangkis Pantai Manhattan yang sama. Zhong berkeinginan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

“Saya mengatakan kepadanya tidak tahu apakah kami bisa melakukannya, tetapi kami bisa mencoba. Ini (peluang) yang sangat jauh, sulit hingga nihil,” tuturnya.

Meski begitu, kini tim ganda campuran teratas dari wilayah Amerika Utara dan Selatan ini berada di trek yang tepat untuk lolos ke olimpiade mendatang. Para pemimpin dalam kualifikasi sejauh ini adalah Kanada di peringkat ke-19 dunia.

Fogarty dan Zhong, meskipun mereka satu-satunya tim ganda campuran AS di dunia, berada di urutan ke-67 dunia dalam kualifikasi olimpiade dan ketiga di antara orang Amerika.

AS belum pernah mendapatkan medali olimpiade di cabang bulu tangkis. Negara Paman Sam baru memulai debutnya pada Olimpiade Barcelona 1992.

Ganda campuran ditambahkan mulai dari Atlanta 1996. Namun AS baru menempatkan hanya satu tim ganda campuran ke dalam olimpiade, dan langsung tersingkir dini di Rio de Janeiro.

Selama ini, Fogarty belum pernah bermain di olimpiade. Dia mampu bermain di level internasional karena beberapa alasan, di antaranya dia dapat mendanai perjalanannya ke acara internasional untuk mengumpulkan poin peringkat dunia. Kemudian, AS secara historis lemah dan kekurangan pemain dengan ambisi profesional. Selain itu, ganda campuran adalah yang paling jarang di olimpiade.

Fogarty sempat istirahat dari olahraga untuk sekolah kedokteran pada 1980-an dan 1990-an. Dia kembali pada akhir 1990-an dan terus bermain dalam usia 40-an, 50-an dan sekarang 60-an, yang dia sebut sebagai usahanya menantang korupsi dalam olahraga.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut