Disingkirkan Rublev dari Cincinnati Masters 2019, Federer Akui Ketangguhan Lawan

Reynaldi Hermawan ยท Jumat, 16 Agustus 2019 - 11:37 WIB
Disingkirkan Rublev dari Cincinnati Masters 2019, Federer Akui Ketangguhan Lawan

Petenis Swiss Roger Federer. (Foto: Laurence Griffiths/POOL/ AFP)

MASON, iNews.id – Petenis Swiss Roger Federer akui petenis kualifikasi asal Rusia, Andrey Rublev lebih baik darinya. Federer secara mengejutkan dihantam Rublev lewat laga straight set 3-6 dan 4-6, pada babak 16 besar Cincinnati Masters 2019 di Lindner Family Tennis Center, Jumat (16/8/2019) dini hari WIB.

Hasil itu tentu mengagetkan pecinta tenis dunia. Bagaimana tidak, petenis tersukses Cinncinati Masters dengan torehan tujuh titel itu dikalahkan Rublev, atlet 21 tahun yang menempati peringkat 70 ATP.

Parahnya, Federer kalah hanya dalam waktu 62 menit. Itu yang tercepat baginya pada 16 tahun terakhir, sejak kandas 54 menit dari Franco Squillari (Argentina) pada babak pertama Sydney Terbuka 2003 (tidak termasuk Piala Davis serta Olimpiade 2000 dan 2004). Meski begitu, dia tetap berlapang dada dan mengakui kehebatan lawan.

“Rublev bermain sangat bersih. Cara dia bertahan, menyerang dan melakukan servis sangat baik. Dia tidak memberi saya kesempatan. Dia ada di mana-mana. Jadi itu sulit bagi saya, tapi memang mengesankan,” kata Federer dikutip laman ATP Tour.

Sementara itu, Rublev tak menyangka bisa menaklukkan perlawanan Federer dengan sangat cepat. Padahal, dia dibekap cedera pada dua musim terakhir dan hampir lupa mendaftar Cinncinati Masters edisi kali ini.

“Ini kemenangan terbesar dan paling emosional. Federer juara dan legenda sejati. Tak bisa dibayangkan betapa banyak tekanan yang saya miliki. Pada dasarnya, saya bahkan tidak seharusnya bermain di sini karena telat mendaftar. Beruntung, saya bisa melaju sampai sejauh ini,” ujar Rublev.

Pada perempat final nanti, dia akan menghadapi rekan senegaranya Daniil Medvedev yang melaju ke fase tersebut, usai menyingkirkan Jan-Lennard Struff (Jerman) dua set langsung 6-2 dan 6-1.


Editor : Haryo Jati Waseso