Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Simoncelli Prediksi Marquez Tetap Jadi Teror Menakutkan di MotoGP 2026!
Advertisement . Scroll to see content

Ducati Krisis, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Kena Imbasnya

Rabu, 28 Mei 2025 - 11:36:00 WIB
Ducati Krisis, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Kena Imbasnya
Francesco Bagnaia (kiri) dan Marc Marquez terpengaruh krisis di Ducati Lenovo. (Foto: Instagram @ducaticorse)
Advertisement . Scroll to see content

BOLOGNA, iNews.id – Tim pabrikan Ducati diduga mengalami krisis kecil. Dua pentolan Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, terkena dampaknya. 

Isu ini mencuat usai Ducati gagal meraih kemenangan dalam dua seri terakhir MotoGP 2025. Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, menyoroti performa Desmosedici GP25 yang dinilai belum sesuai ekspektasi.

Pernat menduga motor GP25 bukan hanya bermasalah secara teknis, tetapi juga mempengaruhi mentalitas para pembalap utama Ducati, termasuk Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Fabio Di Giannantonio.

"Harus mengatakan dan mencatat bahwa krisis kecil sedang dimulai untuk Ducati. Untuk Ducati resmi (pabrikan), terutama. mengatakan bahwa balapan ini telah menunjukkan bahwa motor 2025 tidak tepat (GP25)," ujar Pernat, dikutip dari Motosan, Rabu (28/5/2025).


Desmosedici GP25 Dinilai Tidak Maksimal

Selama dua seri terakhir, Ducati gagal meraih kemenangan di balapan utama. Di MotoGP Prancis, Johann Zarco keluar sebagai juara. Sementara itu, seri Inggris dikuasai oleh Marco Bezzecchi. Keduanya bukan pembalap pabrikan Ducati.

Menurut Pernat, ini menjadi sinyal yang perlu diperhatikan Ducati. Desmosedici GP25 yang digunakan Marquez, Bagnaia, dan Di Giannantonio tampak belum optimal di lintasan.

"Mereka yang memilikinya, Marquez, Bagnaia dan Di Giannantonio, banyak berjuang. Itu tidak lahir dengan baik," ucap Pernat tegas.


Masalah Teknik Berujung Pada Krisis Kepercayaan Diri

Pernat menambahkan, efek domino dari performa GP25 ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh psikologis pembalap. Ia menyoroti bagaimana Marquez, meskipun memimpin klasemen, masih sering terjatuh dan terlihat belum mencapai performa puncaknya.

"Tetapi setiap tahun Ducati mengajarkan kita hal-hal ini, bahwa pada awalnya selalu membutuhkan waktu yang cukup lama. Kali ini, mungkin lebih. Dan tampaknya terjadi bahkan sedikit lebih sulit dari tahun-tahun sebelumnya," kata Pernat.

"Jelas Marquez menyembunyikannya sedikit, dengan pembalap fenomenalnya, sebenarnya dia adalah yang terdepan di kejuaraan dunia.Tetapi dia sering jatuh, dia sering mengeluh, dia tidak bisa memberikan apa adanya dalam caranya," sambungnya.


Alex Marquez Disorot sebagai Pembeda

Meski tim pabrikan menghadapi tantangan besar, Carlo Pernat masih melihat sedikit harapan dari garasi tim satelit Ducati, terutama dari penampilan Alex Marquez (Gresini Racing) yang tampil solid dan konsisten.

“Ini adalah kejuaraan yang semakin menarik, terutama bagi Álex Márquez. Hati-hati, Álex Márquez tangguh,” ujar Pernat.

Penampilan Alex sejauh ini cukup mengesankan, bahkan membuatnya menduduki posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2025.

Meski performa motor GP25 belum sepenuhnya meyakinkan, empat pembalap Ducati masih memuncaki klasemen sementara MotoGP 2025 dengan Marc Marquez masuk duduk di posisi teratas dengan 196 poin, diikuti Alex Marquez (172), Francesco Bagnaia (124), Franco Morbidelli (98). 

Fakta ini menunjukkan bahwa meski ada kendala teknis, Ducati tetap menjadi kekuatan utama musim ini.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut