Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marco Bezzecchi Sejajar Valentino Rossi dan Marc Marquez, Akui Tertekan usai 5 Kemenangan Beruntun
Advertisement . Scroll to see content

Duet Marquez–Acosta di Ducati Bisa Meledak! Mick Doohan Bongkar Risiko Besar

Senin, 13 April 2026 - 07:30:00 WIB
Duet Marquez–Acosta di Ducati Bisa Meledak! Mick Doohan Bongkar Risiko Besar
Mick Doohan angkat bicara soal potensi duet Marc Marquez dan Pedro Acosta di Ducati 2027 yang dinilai berisiko picu persaingan internal sengit.. (Foto: Crash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Duet Marc Marquez dan Pedro Acosta di tim pabrikan Ducati untuk MotoGP 2027 langsung memicu sorotan tajam dari legenda balap Mick Doohan. Isu ini bukan sekadar rumor biasa, tetapi dinilai bisa mengguncang stabilitas tim jika benar terjadi.

Rumor transfer pembalap MotoGP terus bergerak cepat menjelang musim 2027. Perubahan besar dalam regulasi jadi pemicu utama pergeseran peta kekuatan, termasuk keputusan para pembalap dalam menentukan masa depan mereka.

MotoGP 2027 dipastikan menghadirkan aturan baru berupa penggunaan bahan bakar berkelanjutan serta penurunan kapasitas mesin menjadi 850cc. Situasi ini memaksa pembalap dan tim beradaptasi cepat demi menjaga daya saing di lintasan.

Mick Doohan ikut angkat suara menanggapi kabar Marc Marquez akan mendapat rekan baru di Ducati. Legenda asal Australia itu menilai fokus utama Marquez tidak akan berubah, terlepas dari siapa pun tandemnya.

"Belum ada pengumuman resmi, dan saya tidak bisa mengomentari rumor, tetapi saya dapat mengatakan bahwa, sebagai seorang pembalap, baik di era saya maupun era Marc Marquez, Marc fokus pada dirinya sendiri,” kata Doohan dilansir dari Crash, Minggu (12/4/2026).

Saat ini, Marquez masih berduet dengan Francesco Bagnaia di Ducati. Namun, pembalap asal Italia itu dirumorkan akan bergabung dengan Aprilia Racing pada musim 2027, sehingga membuka peluang kursi kosong di tim pabrikan.

Nama Pedro Acosta kemudian mencuat sebagai kandidat kuat pengganti. Pembalap muda asal Spanyol itu tampil impresif bersama KTM dan terus menunjukkan perkembangan signifikan di setiap musim.

Risiko Besar di Balik Duet Impian

Doohan menilai Acosta memang layak mendapatkan tempat di Ducati. Namun, dia mengingatkan potensi konflik internal jika Acosta benar-benar dipasangkan dengan Marquez dalam satu tim.

"Acosta memiliki bakat luar biasa. Apa yang dia lakukan dengan KTM sungguh menakjubkan. Ini akan sulit bagi mereka berdua. Mereka berdua orang Spanyol dan sangat berbakat,” ujar Doohan.

Menurutnya, situasi bakal semakin kompleks karena perbedaan fase karier kedua pembalap. Marquez berada di tahap matang, sementara Acosta sedang menanjak dan haus pembuktian.

“Marc tidak akan muda lagi, dan Anda memiliki pemain muda yang sedang mengumpulkan pengalaman, yang sangat cepat dan ingin mengalahkan pemain yang lebih tua, yaitu Marc," sambungnya.

Persaingan tersebut dinilai tidak bisa dihindari. Doohan melihat ambisi keduanya berpotensi menciptakan tensi tinggi di dalam tim, meski sama-sama mengendarai motor terbaik.

“Demikian pula, Marc tidak ingin dikalahkan oleh pemuda itu. Tetapi jika (Acosta) menjadi pembalap Ducati, itu tidak akan menjadi masalah. Jika (Marco) Bezzecchi mengendarai motor itu, hasilnya akan sama," tukasnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut