Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Efek Domino usai BWF Resmikan Indonesia Open 2027 Digelar 11 Hari
Advertisement . Scroll to see content

Fajar/Rian Cuma Turun di Indonesia Open dan Singapore Open 2024 saat Tur Asia, Ini Alasannya

Rabu, 03 April 2024 - 20:22:00 WIB
Fajar/Rian Cuma Turun di Indonesia Open dan Singapore Open 2024 saat Tur Asia, Ini Alasannya
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto cuma turun di Indonesia Open dan Singapore Open 2024 saat tur Asia. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto cuma turun di Indonesia Open dan Singapore Open 2024 saat tur Asia. Sebab mereka ingin fokus berlatih jelang Olimpiade Paris 2024.

Usai menyegel tiket ke Paris, Fajar/Rian memang langsung memfokuskan diri untuk meraih hasil terbaik di ajang empat tahunan itu. Namun, sebelum gelaran Olimpiade 2024, banyak turnamen yang masih berlangsung.

Tidak hanya Indonesia Open yang memiliki titel Super 1000, ada Badminton Asia Championships (BAC) yang setara Super 1000, Thomas dan Uber Cup, Thailand Open (Super 500), Malaysia Masters (Super 500), Singapore Open (Super 750) dan Australia Open 2024 (Super 300).

Namun selain BAC dan Thomas Cup, Fajar/Rian hanya akan ikut Indonesia Open dan Singapore Open 2024.

"Saya ingin fokus mendapat gelar (di Indonesia Open), dan sebelumnya ada rangkaian turnamen seperti Malaysia, Thailand, Singapura. Kami berdua akan fokus di Indonesia dan Singapura," kata Fajar dalam konferensi pers Indonesia Open 2024 di Jakarta, kemarin.

"Indonesia Open ini target kami berdua, dan sebelumnya akan banyak pertandingan. Kami sudah diskusi sama pelatih untuk menjaga peak performance kami sehingga enggak bisa diikuti semua. Indonesia Open adalah salah satunya, targetnya di BAC, Indonesia Open, dan Thomas Cup," tambahnya.

Hal ini pun dikonfirmasi oleh sang pelatih, Aryono Miranat. Keduanya memang difokuskan ke turnamen besar saja untuk memperpanjang persiapan sekaligus menjaga performa anak asuhnya untuk menghadapi Olimpiade Paris 2024.

"Betul karena lebih baik kita bersiap karena kan setelah Thomas Cup itu ke Thailand waktunya cuma sebentar satu minggu. Terus ada Malaysia lagi lebih baik kita persiapan dua pertandingan yang besar 750 sama 1000 di Indonesia, apalagi main di Indonesia," kata Aryono saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (3/4/2024).

"Nanti ke Australia juga enggak mungkin, (lebih baik) buat persiapan ke Olimpiade. Jadi benar," tutupnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut