Fajar/Rian Persembahkan Gelar All England 2024 untuk Sosok Spesial Ini
BIRMINGHAM, iNews.id – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mempersembahkan gelar All England 2024 untuk sosok yang sangat spesial. Dia adalah sang pelatih, Aryono Miranat.
Fajar/Rian juara All England 2024 setelah mengalahkan duet andalan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam dua game langsung (21-16, 21-16) di Utilita Arena, Birmingham, Inggris pada Minggu (17/3/2024) kemarin.
Kemenangan ini membuat Fajar/Rian meraih gelar kedua All England secara back to back. Pada edisi sebelumnya, FajRi -sapaan akrab Fajar/Rian- juga berhasil menjadi juara setelah menumbangkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final.

Ranking FIFA India, Tim yang Blak-blakan Tantang Timnas Indonesia di Laga Uji Coba
Selain itu, ini juga merupakan gelar pertama bagi Fajar/Rian di bawah asuhan pelatih Aryono Miranat yang ditunjuk pada September 2023 lalu. Fajar mengatakan, gelar perdana tahun ini dipersembahkan untuk Aryono.
“Gelar ini juga kami persembahkan untuk coach Aryono,” kata Fajar dilansir dari rilis resmi PBSI, Senin (18/3/2024).
Jonatan Christie Punya Tugas Berat usai Juara All England 2024, Apa Itu?
“Semenjak coach Aryono naik sebagai pelatih utama, ini gelar pertama kami bersama dia. Jadi tadi sangat antusias merayakan bersamanya,” sambungnya.
Juara All England 2024, Fajar/Rian Samai Level Kevin/Marcus dan Ricky/Rexy
Namun, gelar perdana tahun ini juga tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Rian mengatakan, medali All England kedua baginya dipersembahkan untuk para penggemar, keluarga, hingga federasi.
“Gelar ini saya persembahkan untuk PBSI, keluarga dan semua pendukung Indonesia yang terus support baik saat kami menang ataupun kalah,” tutur Rian.
Indonesia Juara Umum All England 2024, Bukti Kerja Keras PBSI

Setelah ini Fajar/Rian akan absen dalam beberapa turnamen seperti China Masters, Swiss Open, dan Spain Masters 2024.
Mereka akan kembali beraksi di turnamen Badminton Asia Championships yang berlangsung pada 9 – 14 April 2024 mendatang.
Editor: Reynaldi Hermawan