Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pol Espargaro Prediksi Ducati Tak Akan Dominan di MotoGP 2026
Advertisement . Scroll to see content

Francesco Bagnaia Bidik Juara di MotoGP Jerman 2025: Sachsenring Penentu Gelar?

Kamis, 10 Juli 2025 - 16:15:00 WIB
Francesco Bagnaia Bidik Juara di MotoGP Jerman 2025: Sachsenring Penentu Gelar?
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Michelin)
Advertisement . Scroll to see content

HOHENSTEIN-ERNSTTHAL, iNews.id – Pembalap andalan Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, membidik juara di MotoGP Jerman 2025. Seri ke-11 yang akan berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, pada 11–13 Juli 2025, menjadi momen penting bagi Bagnaia untuk kembali bersaing dalam perburuan gelar juara dunia.

Meski belum kembali meraih kemenangan sejak sukses di MotoGP Amerika Serikat Maret 2025, performa Bagnaia tetap kompetitif. Beberapa podium yang ia raih membuktikan konsistensinya masih terjaga. Terbaru, pembalap asal Italia itu mengunci posisi ketiga di MotoGP Belanda, yang berlangsung di Sirkuit Assen pada 29 Juni 2025.

Namun, hasil tersebut belum sepenuhnya memuaskan bagi Bagnaia. Ia merasa masih ada banyak aspek teknis yang perlu disempurnakan, terutama dalam menghadapi balapan di Sachsenring yang dikenal dengan karakteristiknya yang unik.

“Di Assen (Belanda), kami membuat langkah lebih maju baik di kualifikasi maupun balapan panjang. Di Sprint saya sedikit lebih kesulitan, tetapi juga, seperti di Mugello (Italia), saya memulai dengan sangat kuat dan melakukan bagian pertama balapan dengan baik,” ujar Bagnaia kepada Crash, Rabu (9/7/2025).


Tantangan Sachsenring: Tekanan, Grip, dan Kepercayaan Diri

Lebih lanjut, Bagnaia mengakui saat memasuki fase pertarungan dengan pembalap lain, ia sempat mengalami kesulitan dalam menjaga rasa percaya diri pada bagian depan motor. Hal ini sangat memengaruhi kecepatannya, terutama dalam manuver cepat di tikungan.

“Lalu dalam pertarungan, saya mulai kehilangan kepercayaan diri di depan dan saya harus meningkatkan kecepatan,” imbuhnya.

Kondisi ini membuatnya semakin waspada menghadapi Sachsenring, lintasan yang memiliki banyak tikungan kiri dan dikenal menuntut gaya berkendara teknis. Kendati demikian, Bagnaia membawa modal positif karena musim lalu ia keluar sebagai pemenang di sirkuit yang sama.


Tidak Ingin Jemawa meski Pernah Menang

Meski memiliki catatan positif di Sachsenring, Bagnaia memilih bersikap rendah hati dan tetap mempersiapkan diri secara menyeluruh. Ia menyadari setiap musim memiliki tantangan yang berbeda, dan dominasi tahun lalu bukan jaminan sukses di musim ini.

“Sachsenring (Jerman) adalah trek yang sangat spesifik, kami perlu memahami posisi kami yang dapat dibandingkan dengan yang tercepat,” ujar Bagnaia dengan penuh kehati-hatian.

Pembalap berusia 27 tahun itu percaya bahwa pendekatan strategis, pemahaman teknis terhadap lintasan, dan kerja sama erat dengan tim akan menjadi kunci sukses di MotoGP Jerman.


Target Kemenangan untuk Jaga Persaingan Klasemen

MotoGP Jerman 2025 menjadi titik kritis dalam kalender musim ini. Kemenangan akan menjadi dorongan moral besar sekaligus menjaga peluang Bagnaia dalam klasemen pembalap. Saat ini, persaingan di papan atas sangat ketat dengan beberapa nama lain seperti Jorge Martin dan Marc Marquez terus menempel.

Dengan performa Ducati yang semakin matang dan kepercayaan diri yang mulai pulih, Bagnaia optimistis bisa kembali naik podium utama—dan mungkin mencetak kemenangan keduanya musim ini.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut