Francesco Bagnaia Tutup Telinga dari Kritik, Fokus Total Bangkit di MotoGP 2026
BOLOGNA, iNews.id – Francesco Bagnaia menegaskan fokus penuh menatap MotoGP 2026 dan memilih mengesampingkan berbagai kritik yang datang selepas musim lalu. Pembalap Ducati Lenovo tersebut ingin memastikan performanya kembali ke level terbaik.
Pada MotoGP musim lalu, Bagnaia harus mengakhiri kompetisi di posisi kelima klasemen akhir dengan raihan 288 poin. Gelar juara dunia MotoGP 2025 direbut rekan setimnya, Marc Marquez, yang tampil dominan dengan koleksi 545 poin.
Hasil tersebut memunculkan beragam kritik terhadap Bagnaia. Namun, pembalap asal Italia itu menilai tidak semua kritik layak mendapat perhatian serius.
“Itu tergantung dari siapa kritik itu datang, karena 90 persen di antaranya tidak perlu,” kata Bagnaia dilansir dari laman Motosan, Rabu (27/1/2026).
Menurut dia, terlalu memikirkan kritik justru berpotensi menguras energi dan waktu. Bagnaia memilih memusatkan perhatian pada persiapan teknis dan mental demi menghadapi musim baru.
Bagnaia menyadari kritik merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia balap profesional. Namun, dia menekankan pentingnya memilah masukan secara bijak.
“Pada akhirnya, saya menghadapinya sebagaimana mestinya: ketika kritik bersifat konstruktif, ada baiknya menerimanya, mendengarkannya, dan mencoba untuk memahaminya,” ucapnya.
“Ketika kritik tidak masuk akal, bahkan tidak perlu dipertimbangkan,” tambah Bagnaia, menegaskan sikapnya menghadapi tekanan publik.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi Bagnaia untuk bangkit setelah musim yang dinilai tidak sesuai ekspektasi. Dia ingin memulai MotoGP 2026 dengan pikiran jernih dan motivasi tinggi.
Saat ini, seluruh pembalap MotoGP tengah menjalani libur musim dingin. Agenda resmi kejuaraan akan kembali bergulir melalui tes pramusim.
Tes pramusim MotoGP dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 3–5 Februari 2026, kemudian berlanjut di Thailand pada 21–22 Februari 2026. Momen tersebut akan menjadi awal persiapan serius Bagnaia bersama Ducati.
Dengan sikap selektif terhadap kritik dan fokus penuh pada pengembangan diri, Francesco Bagnaia berharap mampu kembali bersaing di papan atas MotoGP 2026 dan menjawab keraguan lewat performa di lintasan.
Editor: Reynaldi Hermawan