Gigi Dall'Igna Kagum dengan Marc Marquez: Dia Rela Kehilangan Uang demi Menang
BORGO PANIGALE, iNews.id – Manajer Ducati Corse, Gigi Dall'Igna kagum dengan Marc Marquez yang disebutnya sebagai pembalap sejati. Menurutnya, pembalap berjuluk The Baby Alien itu rela kehilangan banyak uang untuk mencapai tujuannya: menjadi pemenang.
Marc Marquez baru dua kali balapan bersama Ducati Lenovo. Namun, pembalap asal Spanyol itu sukses memberi kesan luar biasa terhadap para petinggi Ducati.
Bagaimana tidak, The Baby Alien tampil sempurna dengan memenangkan empat balapan. Dia sukses memenangkan dua balapan sprint race, serta dua balapan utama di Thailand dan Argentina.
Dall'Igna mengaku kaget dengan perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh Marc Marquez. Apalagi, pembalap berusia 32 tahun itu baru satu tahun mengendarai Ducati ketika bergabung dengan tim satelit Gresini Ducati.
Francesco Bagnaia Minggir Dulu, Marc Marquez Sebut sang Adik Jadi Rival Utama di MotoGP 2025
"Saya tidak menyangka akan butuh waktu lama karena dia baru mengendarai Ducati selama setahun dan mengenal lingkungannya, semua orang, dan motornya," tutur Dall'Igna dikutip dari Motosan, Sabtu (22/3/2025).
"Mungkin sekarang akan sedikit lebih mudah baginya," katanya.
Marc Marquez Juara MotoGP Argentina 2025, Samai Rekor Angel Nieto
Semangat dan tekad Marquez mengingatkan Dall'Igna ketika The Baby Alien rela menolak banyak uang demi menjadi pemenang. Ya, Marquez menolak kontrak senilai jutaan dollar dari Honda.
Komentar Marc Marquez usai Menangi Sprint Race MotoGP Argentina 2025, Kaget Dipepet sang Adik
Marquez akhirnya memilih Gresini Ducati sebagai pelabuhan barunya pada akhir 2023. Dall'Igna mengatakan, ini menunjukkan Marquez mempunyai mentalitas pemenang yang kuat.
"Ya, saya tahu, tetapi bagi seseorang yang ingin menang, uang seharusnya bukan masalah. Jika Anda ingin menang, Anda harus mengorbankan banyak hal, bahkan terkadang Anda harus mengorbankan uang," ujar Dall'Igna.
Hasil Kualifikasi MotoGP Argentina 2025: Marc Marquez Tercepat, sang Adik Kedua
Editor: Abdul Haris